Bahas Tuntas Teknologi Informasi dan Komunikasi

Monday, March 2, 2015

Fungsi Utama CPU Pada Komputer

Fungsi Utama CPU Pada Komputer - Fungsi CPU seperti kalkulator, hanya CPU yang memiliki kekuatan pemrosesan lebih kuat.

Fungsi utama CPU adalah melakukan operasi aritmatika dan logika terhadap data yang diambil dari memori atau dari informasi yang dimasukkan melalui beberapa perangkat keras komputer, seperti keyboard, scanner, tuas kontrol, atau mouse. CPU dikontrol dengan menggunakan seperangkat instruksi perangkat lunak komputer.

Perangkat lunak ini bisa dijalankan oleh CPU dengan membacanya dari media penyimpanan, seperti hard disk, floppy disk, compact disc, dan tape recorder.

Instruksi tersebut kemudian disimpan terlebih dahulu di memori fisik (MAA), di mana setiap instruksi akan diberi alamat unik yang disebut alamat memori.

Selanjutnya, CPU dapat mengakses data pada MAA dengan menentukan alamat data yang diinginkan.

Baca juga: Pengertian CPU dan Fungsinya

Fungsi Utama CPU Pada Komputer
Fungsi Utama CPU Pada Komputer

Ketika sebuah program dijalankan, data mengalir dari RAM ke unit yang disebut bus, yang menghubungkan antara CPU dan MAA.

Data tersebut kemudian diterjemahkan dengan menggunakan unit proses yang disebut shortcut pembelajaran yang mampu menerjemahkan instruksi.

Data kemudian menuju ke unit aritmatika dan logika (ALU) yang melakukan perhitungan dan perbandingan. Data dapat disimpan sementara oleh ALU di lokasi memori yang disebut register sehingga bisa diambil dengan cepat untuk diproses.

ALU dapat melakukan operasi tertentu, termasuk penambahan, penggandaan, pengurangan, pengujian kondisi data dalam register, sampai mengirimkan hasilnya kembali ke memori fisik, media penyimpanan, atau register jika memproses pemrosesan lagi.

Selama proses ini, sebuah unit di CPU yang disebut counter program akan memantau instruksi yang berhasil dieksekusi sehingga instruksi dapat dijalankan dengan urutan yang benar dan sesuai.

Baca juga: Komponen Komponen CPU

Instruksi cabang
Instruksi pemrosesan di CPU dibagi menjadi dua tahap, Tahap-I memanggil Instruction Fetch, sedangkan Tahap-II disebut Instruction Execute.

Selama Phase-I Control Unit mengambil data dan / atau instruksi dari memori utama untuk mendaftar, sementara pada Unit Kontrol Tahap-II mengirimkan data dan / atau instruksi dari register ke memori utama untuk diakomodasi di MAA, setelah Instruction Fetch selesai.

Waktu di Fase-I ditambah waktu di Tahap-II disebut waktu siklus mesin (EN: "waktu siklus mesin").

Penghitung program di CPU umumnya bergerak berurutan. Namun, beberapa instruksi di CPU, disebut instruksi jump, memungkinkan CPU mengakses instruksi yang tidak berurutan.

Ini disebut instruksi percabangan. Cabang-cabang instruksi dapat berupa kondisional (non-kondisional) atau kondisional.

Cabang non-kondisional selalu bergerak ke instruksi baru yang berada di luar arus instruksi, sementara cabang bersyarat pertama-tama akan menguji hasil operasi sebelumnya untuk melihat apakah cabang instruksi dijalankan atau tidak. Data yang diuji untuk instruksi percabangan disimpan di lokasi yang disebut bendera.

Bilangan itu bisa diatasi
Kebanyakan CPU bisa menangani dua jenis angka, yaitu fixed-point dan floating-point. Nomor titik tetap memiliki nilai digit tertentu pada salah satu titik desimalnya.

Hal ini membatasi cakupan nilai yang mungkin untuk angka-angka ini, namun ini sebenarnya dapat dihitung oleh CPU lebih cepat.

Sementara itu, bilangan floating-point adalah angka yang dinyatakan dalam notasi ilmiah, yaitu angka yang digambarkan sebagai bilangan desimal dikalikan dengan kekuatan 10 (seperti 3,14 x 1057).

Notasi ilmiah seperti ini adalah cara singkat untuk mengekspresikan bilangan sangat besar atau bilangan sangat kecil, dan juga memungkinkan rentang nilai yang sangat jauh sebelum dan sesudah titik desimal.

Angka-angka ini biasa digunakan untuk merepresentasikan karya grafis dan ilmiah, namun proses aritmatika angka floating-point jauh lebih rumit dan bisa selesai dalam waktu yang lebih lama oleh CPU karena bisa menggunakan beberapa siklus CPU.

Beberapa komputer menggunakan prosesor itu sendiri untuk menghitung bilangan floating-point yang disebut FPU (disebut juga co-processor matematika) yang bisa bekerja secara paralel dengan CPU untuk mempercepat penghitungan bilangan floating-point.

FPU sekarang standar di banyak komputer karena sebagian besar aplikasi saat ini beroperasi dengan menggunakan bilangan floating-point.

Cara Kerja CPU

Saat data dan alat pengolah kata, pertama di MAA (melalui Input-storage); Jika mendaftar siap untuk menerima pengerjaan eksekusi, maka Control Unit akan mengambil instruksi dari Program-storage untuk ditampungkan ke Instruction Register, sedangkan alamat memori yang berisikan paket yang ditampung di Program Counter.

Sedangkan data yang diambil oleh. Untuk ditampung di register tujuan umum (dalam hal ini di Operand-register). Jika yang dimaksud dengan proses pengerjaan yang dilakukan adalah arithmatika dan logika, maka ALU akan mengambil alih operasi untuk mengerjakan berdasar bahasa yang ditetapkan. Hasil ditampung di Akumulator.

Setelah hasil pengolahan sudah selesai, maka Unit Kontrol akan mengambil hasil pengolahan di Accumulator untuk ditampung kembali ke Working-storage.

Jika pengerjaan sudah selesai, maka Control Unit akan menjemput hasil pengolahan dari Working-storage untuk ditampung ke Output-storage. Lalu selanjutnya dari Output-storage, hasil pengolahan akan ditampilkan ke output-devices.
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Fungsi Utama CPU Pada Komputer

Comments
0 Comments

0 comments:

Post a Comment