Bahas Tuntas Teknologi Informasi dan Komunikasi

Rabu, 04 Maret 2015

Pengertian Barcode Reader dan Fungsinya

Pengertian Barcode Reader dan Fungsinya - Barcode adalah alat yang digunakan untuk membaca kode-kode berbentuk garis-garis vertikal (disebut dengan Barcode) yang terdapat pada umumnya produk-produk consumer good.

Penggunaan Barcode scanner ini mempunyai dua keuntungan tambahan. Yang pertama akan memperkecil kesalahan input yang disebabkan kesalahan operator komputer atau kasir.

Yang kedua, penggunaan Barcode scanner mempercepat proses entry data, sehingga mengurangi jumlah antrian yang panjang.

Berbeda dengan Barcode, dahulu kasir memasukkan penjualan di komputer dengan bantuan nama barang atau kode barang. 
 
Pengertian Barcode Reader dan Fungsinya
Pengertian Barcode Reader dan Fungsinya


Nama barang benar-benar dirasa lebih memperkecil kesalahan. Namun kerugiannya, saat entry bisa sangat lama lantaran kasir akan menngetikkan lebih sedikit karakter.

Kemudian digunakan sistem pengkodean, di mana setiap barang dikodekan dalam sebanyak digit angka.

Misalnya produk A mempunyai kode 00001, produk B mempunyai kode 00002, dan sebagainya. Hal ini mempercepat dipada saatpelayanan dibandingkan memakai nama barang.

Kerugiannya apabila kesalahan 1 digit saja, akan menyebabkan kesalahan data. Contoh kasir melakukan penjualan barang A. pada saat memasukkan di komputer, harusnya kasir memasukkan kode 00001. Namun karena satu buah kelalaian yang dia masukkan adalah 00002.

Dapat dibayangkan terjadi kesalahan yang menyebabkan :

Pembeli dirugikan apabila ternyata harga produk A sebenarnya lebih murah daripada produc B Atau bisa-bisa perusahaan yang dirugikan apabilaa terjadi sebaliknya.

Stok menjadi salah. dengan Kiat komputer, baik produk A maupun produk B dapat mengalami selisih antara stok di computer dan stok fisik.

Akhirnya ditemukan Barcode. Barcode lebih efektif digunakan, karena biasanya produsen telah meletakkan kode Barcode dalam produk yang mereka produksi.

Kode Barcode sebenarnya adalah sederetan angka, tapi direpresentasikan dalam bentuk garis-garis melintang.

(Bila kode Barcode tetap berupa angka, berarti setiap kali terjadi penjualan, kasir terus harus memasukkan kombinasi angka-angka tersebut).

Namun karena kode angka Barcode telah direpresentasikan dalam bentuk garis-garis hitam, maka dapat diciptakan suatu alat yang dapat menterjemahkan kode-kode berbentuk garis tadi menjadi kode berbentuk angka.

Hal ini dikarenakan sebelum produsen/pabrik dapat meletakkan satu buah Barcode kepada produknya, dia harus mendaftarkan kode angka dan Barcode ke satu buah Dinas internasional.

di Indonesia untuk mendaftarkan Barcode wajib melalui deperindag, seterusnya deperindag mendaftarkannya pada Lembaga internasional.

Kode ini bersifat unik di seluruh dunia, dikarenakan mengandung kode negara.

Misalnya untuk jenis Barcode EAN, Indonesia mempunyai kode awalan 888 dan 899. Jadi dipastikan apabila anda melihat barang dengan kode Barcode awal yaitu 899, maka produk tersebut diproduksi di Indonesia.
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Pengertian Barcode Reader dan Fungsinya

0 komentar:

Posting Komentar