Bahas Tuntas Teknologi Informasi dan Komunikasi

Minggu, 12 Maret 2017

BIOS : Jenis BIOS, Setting BIOS, Komponen BIOS, dan Update BIOS

BIOS : Jenis BIOS, Setting BIOS, Komponen BIOS, dan Update BIOS - Terdapat beberapa perusahaan yang menyediakan BIOS (basic input output memory) komputer antara lain adalah sebagai berikut:
➔ Award Software. Jenis BIOS (basic input output memory) ini meliputi antara lain: Award BIOS (basic input output memory), Award Modular BIOS (basic input output memory), dan Award Medallion BIOS (basic input output memory)

➔ Phoenix Technologies. Industri ini yang meluncurkan beberapa versi BIOS (basic input output memory) antara lain: Phoenix BIOS (basic input output memory), dan setelah melakukan merjer dengan Award Software, meluncurkan Phoenix-Award BIOS (basic input output memory).

➔ American Megatrends Incorporated (AMI). Industri ini mengelurakan beberapa jenis seperti: AMI BIOS (basic input output memory), dan AMI WinBIOS (basic input output memory),

➔ Para OEM (Original Equipment Manufacturer), seperti Hewlett-Packard/ Compaq, IBM/Lenovo, Dell Computer, dan OEM-OEM lainnya.

➔  Acer Labs,  Microid Research, LSI Logic, Winbond
Komponen BIOS (basic input output memory)
Secara umum dalam BIOS (basic input output memory) yang terpasang dalam komputer terdapat beberapa komponen dasar antara lain adalah sebagai berikut:

👉 Program BIOS (basic input output memory) Setup yang memungkinkan pengguna untuk mengubah konfigurasi komputer (tipe harddisk, disk drive, manajemen daya listrik, kinerja komputer, dll) sesuai keinginan. BIOS (basic input output memory) menyembunyikan detail- detail cara pengaksesan perangkat keras yang cukup rumit apabila dilakukan secara langsung.

👉 Driver untuk perangkat keras dasar, seperti video adapter, perangkat input, prosesor, dan beberapa perangkat lainnya untuk sistem operasi dasar 16-bit (dalam hal ini adalah keluarga DOS). Baca juga : Pengertian Sistem Operasi

👉 Program bootstraper utama yang memungkinkan komputer dapat melakukan proses booting ke dalam sistem operasi yang terpasang.


Konfigurasi BIOS (basic input output memory)
Untuk melakukan konfigurasi atau merubah pengaturan BISO dapat dilakukan pada saat proses booting. Setiap komputer memiliki cara masing masing untuk masuk ke dalam menu BIOS (basic input output memory) nya, yang paling umum adalah menekan tombol del atau F2  pada keyboard.

Untuk memastikan tombol mana yang digunakan untuk masuk ke menu BIOS (basic input output memory) kita amati layar monitor pada saat pertamakali komputer di-aktifkan. Jika yang keluar perintah Press Del to Enter Setup, maka tombol delete yang bisa kita gunakan untuk masuk ke menu BIOS (basic input output memory).

Dan Jika yang keluar perintah Press F2 to Enter Setup, maka tombol F2 yang bisa kita gunakan untuk masuk ke menu BIOS (basic input output memory). Terdapat beberapa cara untuk mengakses BIOS (basic input output memory) berdasarkan jenis atau pabrikan pembuatnya, yaitu sebagai berikut:


NO    Pabrikan BIOS (basic input output memory)    Cara akses
1    BIOS (basic input output memory) AMI Cara akses tekan Del
2    BIOS (basic input output memory) AWARD Cara akses tekan Del atau Ctrl+Alt+Esc
3    Compaq Cara akses tekan F10
4    IBM Aptivas dan think pads Cara akses tekan F1
5    Microid Research (MR BIOS (basic input output memory)) Cara akses tekan Esc
6    BIOS (basic input output memory) pheonix Cara akses tekan F2
7    Komputer Riba Thosiba Cara akses tekan Esc kemudian F1
8    IBM PS /2s Cara akses tekan Insert
9    DELL Cara akses tekan Reset 2x
10    DELL Cara akses tekan Alt + return
11    General Cara akses tekan Ctrl + ESC
12    Phonix, Zenith    Cara akses tekan Ctrl+Alt+S, Ctrl+Alt+Insert
13    AST Advantage, Award, tadon     Cara akses tekan Ctrl+Alt+Esc
14    tadon Cara akses tekan Ctrl+Shift+Esc
15    Olivetti PC Pro    Cara akses tekan Ctrl+Shift+Alt+Del
BIOS : Jenis BIOS, Setting BIOS, Komponen BIOS, dan Update BIOS
CMOS Setup (Phoenix BIOS (basic input output memory)
AMI BIOS
AMI BIOS
Pengguna dapat melakukan navigasi terhadap BIOS (basic input output memory) dengan cara :
• Untuk memindahkan halaman-halaman menu gunakan tombol panah kiri
atau kanan.
• Tekan tombol panah atas/bawah Untuk memilih suatu item.
• tombol +/- Untuk mengganti nilai suatu item.
• Tekan  tombol TAB Untuk berpindah dari suatu item ke item lain.
• Tekan F1 Untuk melihat menu bantuan.
• Tekan f10 Untuk menyimpan perubahan yang dilakukan sekaligus keluar dari BIOS (basic input output memory).
• Tekan tombol <Esc> untuk keluar dari suatu menu.

Update BIOS (basic input output memory)
BIOS (basic input output memory) sering disebut sebagai firmware karena merupakan sebuah  perangkat lunak yang disimpan dalam media penyimpanan yang bersifat hanya baca. Sebelum tahun 1995, BIOS (basic input output memory) selalu disimpan dalam media penyimpanan yang tidak dapat diubah. Seiring dengan semakin kompleksnya sebuah sistem komputer,  maka  BIOS (basic input output memory)  pun  kemudian  disimpan  dalam  EEPROM  atau Flash

memory yang dapat diubah oleh pengguna, sehingga dapat di-upgrade (untuk mendukung prosesor yang baru muncul, adanya bug (kesalahan  pada perangkat keras atau lunak) yang mengganggu kinerja.

Meskipun demikian, proses update BIOS (basic input output memory) yang tidak benar (akibat dieksekusi secara tidak benar atau ada hal yang mengganggu saat proses upgrade dilaksanakan) dapat mengakibatkan motherboard mati mendadak. Sehingga komputer tidak dapat digunakan karena perangkat yang mampu melakukan proses booting (BIOS (basic input output memory) sudah tidak ada atau mengalami kerusakan.

Untuk menghindari kerusakan terhadap BIOS (basic input output memory), beberapa motherboard memiliki BIOS (basic input output memory) cadangan. Kebanyakan BIOS (basic input output memory) juga memiliki sebuah region dalam EEPROM atau Flash memory yang tidak dapat di-upgrade, yang disebut sebagai "Boot Block". Boot block selalu dieksekusi pertama kali pada saat komputer dinyalakan.

Kode ini dapat melakukan verifikasi terhadap BIOS (basic input output memory), bahwa kode BIOS (basic input output memory) keseluruhan masih berada dalam keadaan baik. Verifikasi ini menggunakan metode pengecekan kesalahan seperti checksum, CRC, hash dan lainnya) sebelum mengeksekusi BIOS (basic input output memory). 

Jika boot block mendeteksi bahwa BIOS (basic input output memory) ternyata rusak, maka boot block akan meminta pengguna untuk melakukan pemrograman BIOS (basic input output memory) kembali dengan menggunakan floppy disk yang berisi program flash memory programmer dan image BIOS (basic input output memory) yang sama atau lebih baik.

Pembuat motherboard sering merilis update BIOS (basic input output memory) untuk menambah kemampuan produk mereka atau menghilangkan beberapa bug yang mengganggu. 

Reset Password BIOS (basic input output memory)
Password BIOS (basic input output memory) biasanya digunakan sebagai pengaman pertama komputer anda. Selain itu password BIOS (basic input output memory) juga digunakan sebagai pengaman terhadap settingan konfigurasi perangkat keras komputer.

Tapi jika anda lupa password sangat berbahaya. Ada cara manualnya jika anda lupa password BIOS (basic input output memory) yaitu dengan melepas baterai didalam CPU (sekitar beberapa menit saja). Selain itu ternyata ada cara lain merubah password BIOS (basic input output memory) tanpa membongkar CPU kita.
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : BIOS : Jenis BIOS, Setting BIOS, Komponen BIOS, dan Update BIOS

0 komentar:

Posting Komentar