Bahas Tuntas Teknologi Informasi dan Komunikasi

Kamis, 16 Maret 2017

Pengertian POST - Power On Self Test

Pengertian POST - Power On Self Test - Masih membahas berkaitan dengan sistem operasi, dan kemarin kita sudah membahas secara tuntas dan jelas tentang pengertian sistem operasi dan fungsinya.

Sekarang kita akan sama-sama memplejari apa itu POST ? POST adalah test yang dilakukan oleh komputer PC untuk mengecek fungsi-fungsi komponen pendukung komputer PC apakah bekerja dengan baik.

POST dilakukan komputer komputer PC pada saat booting, jika PC mengalami suatu masalah maka akan dapat terdeteksi gejala kesalahannnya melalui POST, PC akan memberikan pesan/peringatan kesalahan dalam bentuk suara yang dihasilkan melalui speaker atau tampilan visual di monitor.

Selain itu pesan/peringatan kesalahan juga dapat dideteksi melalui kinerja dari komputer komputer PC, misalkan PC tidak hidup walaupun sumber listrik AC sudah terhubung dan tombol power sudah ditekan.

POST memungkinkan pengguna dapat mendeteksi, mengisolasi, menentukan, dan menemukan kesalahan sehingga dapat memperbaiki penyimpangan atau kerusakan yang terjadi pada PC. Mekanisme POST disediakan oleh semua produk PC atau motherboard dan tersimpan di dalam ROM atau flash ROM BIOS (Basic Input Output System).

Secara umum proses dan prosedur yang dilakukan dalam POST pada semua produk motherboard sama. Terdapat beberapa perbedaan yang menjadikan ciri dari produk motherboard tertentu, tetapi pada dasarnya tetap sama.

1) Prosedur POST
POST dilakukan sesaat setelah komputer dihidupkan dan mulai booting, proses ini dilakukan oleh BIOS (Basic Input Output System). Adapun urutan prosedur POST adalah sebagai berikut :

a) Test Power Supply ditandai dengan lampu power hidup dan kipas pendingin power supply berputar. Baca juga : Pengertian Power Supply

b) Secara otomatis dilakukan reset terhadap kerja cpu (centar processor unit) oleh sinyal power good yang dihasilkan oleh power supply jika dalam kondisi baik pada saat dihidupkan, kemudian cpu (centar processor unit) mulai melaksanakan instruksi awal pada ROM BIOS (Basic Input Output System) dan selanjutnya.

c) Pengecekkan terhadap BIOS (Basic Input Output System) dan isinya. BIOS (Basic Input Output System) harus dapat dibaca. Instruksi awal ROM BIOS (Basic Input Output System) adalah jump (lompat) ke alamat program POST.

d) Pengecekkan terhadap CMOS, CMOS harus dapat bekerja dengan baik. Program POST diawali dengan membaca data setup (seting hardware awal) pada RAM CMOS setup, sebagai data acuan untuk pengecekan.

e) Melakukan pengecekkan CPU entar processor unit), timer (pewaktuan), kendali memori akses langsung, memory bus dan memory module.

f) Memori sebesar 16 KB harus tersedia dan dapat dibaca/ditulis untuk keperluan ROM BIOS (Basic Input Output System) dan menyimpan kode POST.

g) Pengecekkan I/O controller dan bus controller. Controller tersebut harus dapat bekerja untuk mengontrol proses read/write data. Termasuk I/O untuk VGA card yang terhubung dengan monitor.

Jika ada salah satu prosedur POST yang tidak berhasil dilewati maka komputer PC akan menerima pesan/peringatan kesalahan dari POST. Pesan/peringatan kesalahan berupa kode beep yang dikeluarkan melalui speaker yang terhubung dengan motherboard atau tampilan di layar monitor sesuai dengan standar masing-masing motherboard.

2) Pesan/Peringatan Kesalahan POST

Pesan/peringatan kesalahan hasil POST berupa tampilan performance komputer PC, visual di monitor dan beep dari speaker. Sesuai dengan urutan prosedur POST yang dilakukan oleh BIOS (Basic Input Output System) maka gejala-gejala permasalahan yang muncul adalah sebagai berikut:

Pesan/Peringatan Kesalahan
1. CPU (centar processor unit) dan Monitor mati, tidak ada beep     
1. Instalasi fisik ke tegangan listrik AC 110/220V2. Power supply
2. CPU (centar processor unit) hidup, Monitor Mati, Tidak ada beep     
1. Instalasi kabel data dari VGA card ke Monitor
2. Monitor
3. CPU (centar processor unit) hidup, Monitor Mati, ada beep kesalahan Disesuaikan dengan beep

Prosedur test POST yang telah dilakukan untuk memastikan bahwa unit power supply dan monitor bekerja dengan baik. Jika tahap ini dapat dilewati maka BIOS (Basic Input Output System) mulai meneruskan POST selanjutnya. Adapun hasil dari POST selanjutnya ditunjukkan dengan kode beep apabila ditemukan permasalahan. Bunyi kode beep yang ditunjukkan sesuai dengan BIOS (Basic Input Output System) yang digunakan.
Award BIOS
Pesan/Peringatan Kesalahan Award BIOS
1. 1 beep pendek Peringatan Kesalahan PC dalam keadaan baik
2. 1 beep panjang Peringatan Kesalahan Problem di memori
3. 1 beep panjang 2 beep pendek Peringatan Kesalahan Kerusakan di modul DRAM parity
4. 1 beep panjang 3 beep pendek Peringatan Kesalahan Kerusakan di bagian VGA.
5. Beep terus menerus Peringatan Kesalahan Kerusakan di modul memori atau memori video
AMI BIOS
Pesan/Peringatan Kesalahan AMI BIOS
1. 1 beep pendek  Peringatan Kesalahan DRAM gagal merefresh
2. 2 beep pendek ; Sirkuit gagal mengecek keseimbangan DRAM Parity (sistem memori)
3. 3 beep pendek ; BIOS (Basic Input Output System) gagal mengakses memori 64KB pertama.
4. 4 beep pendek ; Timer pada sistem gagal bekerja
5. 5 beep pendek  ; Motherboard tidak dapat menjalankan prosessor
6. 6 beep pendek  ; Controller pada keyboard tidak dapat berjalan dengan baik
7. 7 beep pendek  ; Video Mode error
8. 8 beep pendek ; Tes memori VGA gagal
9. 9 beep pendek ; Checksum error ROM BIOS (Basic Input Output System) bermasalah
10. 10 beep pendek ; CMOS shutdown read/write mengalami errror
11. 11 beep pendek ; Chache memori error
12. 1 beep panjang 3 beep pendek ; Conventional/Extended memori rusak
13. 1 beep panjang 8 beep pendek ; Tes tampilan gambar gagal
IBM BIOS
Pesan/Peringatan Kesalahan IBM BIOS
1. Tidak ada beep ; Power supply rusak, card monitor/RAM tidak terpasang
2. 1 beep pendek ; Normal POST dan komputer PC dalam keadaan baik
3. beep terus menerus ; Power supply rusak, card monitor/RAM tidak terpasang
4. Beep pendek berulang-ulang ; Power supply rusak, card monitor/RAM tidak terpasang
5. 1 beep panjang 1 beep pendek ; Masalah Motherboard
6. 1 beep panjang 2 beep pendek ; Masalah bagian VGA Card (mono)
7.  1 beep panjang 3 beep pendek ; Masalah bagian VGA Ccard (EGA).
8. 3 beep panjang ; Keyboard error
9.  1 beep, blank monitor ; VGA card sirkuit

Pada komputer komputer PC tertentu menggunakan tone yang pada prinsipnya sama dengan beep untuk memberikan pesan/peringatan kesalahan dalam bentuk suara.

Selain beep biasanya pada kondisi tertentu dapat dilihat juga pesan/peringatan kesalahan dalam bentuk text yang ditampilkan pada layar monitor. Text tertulis merupakan bagian dari POST yang dapat dilaksanakan apabila VGA card dan monitor dalam keadaan baikdan terinstalasi dengan benar. pengguna dapat langsung mengetahui masalah yang ada dengan membaca text peringatan. Misalnya adalah:

Keyboard error : untuk masalah pada keyboard

CMOS error : cmos battery error atau ada masalah pada setting peripheral

HDD not Install : harddisk tidak terpasang

Secara umum pesan/peringatan kesalahan yang ditampilkan mudah untuk difahami oleh pengguna. Hanya saja pesan dalam bahasa Inggris.

3) Langkah-langkah mengenal dan mengidentifikasi Pesan/Peringatan Kesalahan melalui POST
Untuk mengenal dan mengidentifikasi pesan/peringatan kesalahan melalui POST para peserta diklat harus memperaktekkan dan mengamati komputer komputer PC dari saat booting hingga selesai proses POST yang dilakukan oleh BIOS (Basic Input Output System) dan membaca buku manual setiap komponen komputer komputer PC, terutama motherboard. Dari situ akan diketahui banyak komponen, kegunaan, spesifikasi dan BIOS (Basic Input Output System) yang digunakan, termasuk setting pada BIOS (Basic Input Output System) nya.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Pengertian POST - Power On Self Test

0 komentar:

Posting Komentar