Bahas Tuntas Teknologi Informasi dan Komunikasi

Kamis, 13 Juli 2017

Pengertian Sistem Operasi Jaringan dan Contohnya

Pengertian Sistem Operasi Jaringan dan Contohnya - Sistem operasi merupakan sebuah program yang mengendalikan semua fungsi yang ada pada komputer. Sistem operasi menjadi basis landasan pengembangan aplikasi untuk pengguna.
Lebih lengkap silahkan baca: Pengertian Sistem Operasi dan Contohnya

Jika dilihat dari penggunaannya sistem operasi bisa dibedakan menjadi dua kelompok besar, yakni:
- Sistem operasi desktop, yang banyak digunakan di kantor-kantor, Small Office/Home Office (SOHO), dengan jumlah pengguna yang sedikit.

- Sistem operasi jaringan, Network Operating System (NOS), didesain untuk bisa melayani pengguna dalam jumlah besar untuk berbagai keperluan dan banyak digunakan pada perusahaan berskala besar.

Karakteristik Sistem Operasi
Sistem operasi jaringan mempunyai kakrakteristik sebagai berikut:
- Mendukung penggunaan oleh lebih dari satu pengguna
- Menjalankan aplikasi yang mampu digunakan oleh lebih dari satu pengguna
- Stabil (robust), dimana kecil kemungkinan untuk terbisa error pada program. Robustness adalah istilah untuk menunjukkan kemampuan suatu sistem komputer menangani masalah yang terjadi selama digunakan oleh pengguna.
- mempunyai tingkat keamanan data yang lebih tinggi dari sistem operasi desktop.

Berikut ini adalah sistem operasi jaringan yang banyak digunakan saat ini.
1. UNIX/Linux
Ini merupakan sistem operasi yang paling banyak digunakan sebagai server saat ini, contoh sistem operasi jaringan dengan linux diantaranya adalah Red Hat, Caldera, SuSE, Debian, Fedora, Ubuntu dan Slackware.
Pengertian Sistem Operasi Jaringan dan Contohnya
Pengertian Sistem Operasi Jaringan dan Contohnya

2. Novell Netware
di tahun 1980-an, ini merupakan sistem operasi pertama yang memenuhi semua persyaratan untuk membangun sebuah jaringan komputer lokal.

3. Microsoft Windows
masih dari perusahaan yang sama, Microsoft juga mengeluarkan Windows Server sebagai sistem operasi jaringannya, mulai dari versi awalnya adalah Windows Server 2000, hingga yang terakhir Windows Server 2012.

Baca juga: Jenis Jenis Sistem Operasi

Sistem Operasi Close Source (Proprietari) Sistem operasi proprietari merupakan sistem operasi yang dikembangkan secara internal oleh seseorang, perkumpulan ataupun perusahaan. Sistem operasi yang tergolong proprietari ini adalah Windows dan Mac Os.

Sistem Operasi Open Source (Terbuka) Sistem Operasi Terbuka merupakan sistem operasi yang kode programnya dibuka untuk umum sehingga bisa dikembangkan oleh yang lainnya. Sistem operasi yang termasuk terbuka adalah UNIX, Linux dan turunannya. Linux sendiri mempunyai banyak varian, seperti Debian, Slackware, Redhat dan SuSE. Varian ini lebih dikenal dengan nama distro.

Di awal pengembangan sistem operasi hanya ada beberapa saja. Namun, saat ini telah ada sangat banyak yang beredar. Berikut ini ditampilkan grafik perkembangan sistem operasi UNIX beserta turunannya dari tahun ke tahun.

Dari sejarah ini bisa diketahui bahwa dua sistem operasi populer saat ini, yakni Linux dan Mac Os merupakan turunan dari sistem operasi UNIX. Sampai saat ini sistem operasi UNIX tetap terus berkembang menelurkan generasi-generasi baru berikutnya.

Rangkuman
Keberadaan sistem operasi memegang peranan sangat penting dalam perkembangan teknologi informasi. Ini karena hampir semua aplikasi saat ini berjalan dan memerlukan sistem operasi. Sistem operasi ada banyak jenisnya seperti sistem operasi terbuka (open source) dan tertutup (proprietary).

Oleh karena tidak ada batasan dalam penggunannya sistem operasi terbuka bisa dikembangkan dan dimodifikasi oleh banyak orang ataupun organisasi. Ragam sistem operasi juga saat ini sudah sangat banyak, diantaranya yang populer saat ini adalah Windows, Mac Os, dan Linux.
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Pengertian Sistem Operasi Jaringan dan Contohnya

0 komentar:

Posting Komentar