Bahas Tuntas Teknologi Informasi dan Komunikasi

Jumat, 20 Oktober 2017

10 Penyebab RAM Komputer Cepat Penuh

10 Penyebab RAM Komputer Cepat Penuh - Pernahkah Anda mengalami situasi di mana komputer Anda terasa sangat lambat saat digunakan? Tentu sangat menyebalkan bukan itu. Waktu anda terbuang hanya menunggu program selesai menjalankan perintah.

Apalagi jika program yang Anda jalankan cukup berat dan Anda sedang mengejar batas waktu tugas atau pekerjaan. Rasanya ingin melembiru (melempar ganti baju baru) komputer yang kita gunakan itu.

Salah satu penyebab komputer lambat adalah RAM penuh. Mungkin Anda sudah menemukan bahwa RAM Computer sudah penuh, bahkan sebelum kita menjalankan aplikasi apapun. Atau apakah Anda mengalaminya sekarang? Tak jarang komputer mogok karena RAM terlalu penuh, itu sangat merepotkan.

Efek Ram pada kerja komputer sangat besar, bahkan PC atau Laptop Anda pun tidak akan menyala jika RAM rusak. Random Access Memory atau disingkat dengan RAM, adalah salah satu jenis perangkat penyimpanan komputer. Fungsi RAM adalah sebagai tempat penyimpanan sementara untuk data atau instruksi prosesor yang diolah.

Ada banyak penyebab ram pc penuh, salah satunya tidak cukup RAM. Tetapi jika ada RAM dan aplikasi besar yang Anda gunakan hanya normal, perlu dicari sumber masalah yang menyebabkan memori RAM di komputer Anda cepat penuh.

10 Penyebab RAM Komputer Cepat Penuh
RAM


1. Terlalu Banyak Aplikasi Start-up
Aplikasi start-up adalah aplikasi yang dapat diprogram untuk dijalankan segera saat komputer aktif (startup). Anda bisa melihat aplikasi yang merupakan aplikasi startup dengan mengetik msconfig di kotak Run (win + R).

Biasanya aplikasi yang berjalan saat startup aplikasi cukup penting seperti antivirus, firewall, dan aplikasi pembantu lainnya.

Tapi terkadang aplikasi lain yang tidak cukup penting untuk ikut (baca juga: bagaimana cara mengganti bahasa di laptop).

Jumlah aplikasi startup akan menyebabkan ruang memori RAM langsung dimuat banyak sejak komputer dinyalakan. Alhasil kapasitas RAM untuk program lain akan turun drastis, dan RAM menjadi penuh dengan cepat.

Untuk memperbaikinya harus ada aplikasi yang berkurang yang dijalankan saat startup. Prioritaskan aplikasi penting seperti antivirus, sedangkan apikasi lainnya hanya membiarkannya berjalan hanya saat program dijalankan.

Dengan begitu, kapasitas memori tidak habis oleh aplikasi startup, dan kinerja komputer menjadi lebih optimal.

2. Jumlah Layanan atau Layanan yang Berjalan
Selain startup, beberapa layanan atau layanan juga akan berjalan otomatis sejak komputer dinyalakan. Seringkali layanan atau layanan yang tidak perlu juga berjalan dan mengisi memori RAM komputer (Juga baca: perbedaan RAM dan ROM).

Misalnya layanan svchost.exe cukup banyak ditemui dan memakan banyak memori. Anda bisa menghentikan servisnya, sehingga ruang bebas pada RAM anda bertambah.

3. Kurang Kapasitas RAM
Kapasitas memori yang tidak mencukupi (RAM) akan menyebabkan kapasitas memori RAM menjadi cepat penuh. Program aplikasi yang lebih baru biasanya menggunakan kapasitas memori komputer lebih banyak daripada program aplikasi lawas. Hal ini disebabkan adanya peningkatan kualitas dan fitur program.

Karena itu, jika Anda menjalankan program terbaru menggunakan komputer lama dengan kapasitas memori standar, maka tidak aneh jika ruang memori di RAM menjadi penuh dengan cepat. Harus beralih menggunakan aplikasi lawas, atau menambahkan kapasitas RAM komputer Anda (baca juga: tip untuk membeli kapasitas ram sesuai kebutuhan).

4. Memori Bermasalah
Kapasitas RAM juga bisa berkurang jika RAM bermasalah atau rusak. Tidak hanya itu kerusakan pada memori bahkan bisa menyebabkan komputer di restart, hang, bahkan menyebabkan komputer tidak bisa menampilkan display di monitor.

Periksa apakah memori Anda dalam keadaan baik, Anda dapat memeriksanya dengan mencoba menggunakan memori lain atau menggunakan memori itu di komputer lain. Terkadang RAM yang kotor juga bisa menyebabkan RAM tidak berjalan dengan baik. Anda bisa mencoba membersihkan pin RAM dari Laptop atau PC Anda dengan menggunakan karet penghapus.

5. Malware atau Virus Komputer
Virus atau serangan malware komputer sangat berbahaya, mulai dari membuat laptop atau pc menjadi lambat, mencuri data, hingga merusak sistem komputer hingga komputer tidak bisa berjalan.

Virus adalah program gangguan dan diciptakan atas dasar kepentingan pribadi pembuatnya. Program ini biasanya berjalan di backgroud agar tidak terdeteksi oleh pengguna komputer.

Saat berlari, program ini berisi virus atau malware ini tentunya akan menggunakan memori RAM komputer. Beberapa malware bahkan melakukan proses permintaan berulang kali, sehingga kapasitas RAM menjadi penuh. Dan bukan hanya kapasitas RAM, sumber daya lain di komputer seperti tenaga listrik misalnya menjadi boros.

Apalagi jika komputer diserang oleh malware yang membuat komputer Anda gunakan sebagai botnet aktif. Resourch yang digunakan akan sangat besar.

Untuk itu penting untuk menginstall antivirus di komputer anda, dan memindai keseluruhan partisi komputer secara berkala. Apalagi kalau komputer anda terhubung ke internet.

Juga pastikan untuk mengupdate antivirus yang anda pakai, agar virus terbaru bisa terdeteksi. Selain itu, update antivirus biasanya juga memperbaiki bug, atau celah dalam program antivirus.

6. Program Antivirus Terlalu Berat
Ada berbagai jenis antivirusa yang bisa Anda gunakan sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan Anda. Selain melihat kelebihan antivirus, perhatikan pula kemampuan komputer Anda saat memilih antivirus yang akan digunakan.

Alih-alih menggunakan dua program, anti virus dan anti malware, sebaiknya Anda menggunakan antivirus yang juga menyediakan layanan anti-malware.

Ini akan menghemat ruang memori komputer Anda. Selain itu, perhatikan juga kapasitas memori yang Anda miliki (baca: cara mengecek laptop ram), antivirus yang terlalu berat akan menghabiskan memori RAM Anda, akibatnya cepat RAM penuh. Gunakan antivirus yang lebih ringan.

7. Update Operating System (Windows)
Sama seperti program perangkat lunak lainnya, vendor sistem operasi juga terus melakukan perbaikan pada sistem operasi yang dilakukan.

Sistem operasi yang paling banyak digunakan di dunia saat ini, yaitu Windows juga selalu diperbaharui secara berkala oleh microsoft. Sebaiknya perbarui sistem operasi yang Anda gunakan setiap kali update terbaru dari vendor. Selain meningkatkan keamanan komputer, mengupdate windows sering memecahkan berbagai masalah termasuk memori full yang cepat.

8. Update Driver
Driver adalah program khusus yang dibuat untuk memungkinkan sistem operasi berkomunikasi dengan perangkat keras yang terhubung ke komputer.

Misalnya sound driver untuk suara: terhubung dengan speaker, atau driver WLAN untuk terhubung dengan jaringan nirkabel, driver printer, dll.

Jika driver mengalami masalah seperti crash dengan sistem operasi, hal itu dapat menyebabkan penggunaan CPU dan RAM menjadi tinggi. Alhasil kapasitas RAM menjadi penuh karena penuh tersedot oleh pengemudi yang mengalami kecelakaan. Upload update driver, agar kompatibel dengan sistem operasi komputer yang Anda gunakan.

9. Terlalu banyak Plugins on Browser
Plugin ini merupakan program aplikasi tambahan untuk menambahkan berbagai layanan ke browser. Entah Anda menggunakannya atau tidak, plugin akan segera berjalan saat browser Anda diaktifkan.

Akibatnya penggunaan RAM akan meningkat. Untuk itu sebaiknya Anda membatasi penggunaan plugin pada browser sehingga RAM tidak cepat penuh.

10. Program berjalan di Background
Jumlah program yang berjalan di latar belakang juga akan mempengaruhi kapasitas RAM komputer Anda. Semakin banyak program yang dijalankan, semakin besar pula kapasitas memori yang digunakan.

Seringkali virus juga berjalan di background. Anda dapat memeriksa program apa yang sedang berjalan di background dan menghentikannya jika mereka merasa programnya tidak penting. Ini akan menambah ruang kosong di memori
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : 10 Penyebab RAM Komputer Cepat Penuh

Comments
0 Comments

0 komentar:

Posting Komentar