Bahas Tuntas Teknologi Informasi dan Komunikasi

Rabu, 25 Oktober 2017

11 Manfaat Firewall Pada Jaringan Komputer

11 Manfaat Firewall Pada Jaringan Komputer - Mungkin bagi sebagian orang yang jarang bergelut di dunia IT kurang mengenal istilah ini, meski istilah firewall sebenarnya cukup populer. Firewall adalah sistem keamanan jaringan komputer yang tentunya memiliki fungsi utama melindungi komputer dari beberapa jenis serangan dari komputer lain.

Selain itu, definisi firewall juga mengacu pada perangkat yang bertindak untuk mengendalikan akses jaringan pribadi kepada siapapun yang tidak memiliki akses. Perusahaan besar saat ini menggunakan banyak jaringan intranet dalam pengelolaan data. Hal ini tentunya tak lepas dari akses internet.

Oleh karena itu, untuk melindungi aset dan data digital perusahaan dari serangan hacker, spionase dan pencuri data lainnya, firewall sangat penting untuk melindungi mereka.

11 Manfaat Firewall Pada Jaringan Komputer
11 Manfaat Firewall Pada Jaringan Komputer


Agar Firewall menjaga keamanan suatu data, maka diperlukan aktivasi via internet. Perangkat ini berfungsi sebagai gerbang keamanan untuk dilalui antara jaringan eksternal dan juga jaringan internal.

Selain melindungi komputer dari siapapun yang tidak memiliki akses, firewall juga memiliki beberapa manfaat lainnya, diantaranya:

Firewall berfungsi sebagai sistem yang mengatur komunikasi antara dua jaringan yang berbeda.
Firewall yang berguna menyimpan data dan informasi rahasia yang berharga yang menyelinap masuk ke jaringan internal tanpa sepengetahuan Anda.

Misalnya: dalam organisasi atau perusahaan, FTP (file transfer protocol) lalu lintas jaringan internet akan dikendalikan oleh firewall untuk mencegah pengguna jaringan mengirimkan file disengaja atau disengaja disengaja ke pihak lain.

Firewall dapat mencegah akses tidak sah ke atau dari jaringan pribadi. Sistem ini biasa diimplementasikan di perangkat lunak (software) atau perangkat keras komputer (hardware) atau bahkan kombinasi keduanya.

Firewall dapat melindungi dan mencegah komputer dari filter virus dan hal-hal lain yang berpotensi merusak, mengetuk dan bahkan mengambil alih akses komputer kita.

Firewall ini akan membantu mengawasi setiap pesan yang masuk dan diblokir jika pesan tersebut tidak sesuai dengan kriteria keamanan jaringan.

Sistem firewall akan mengotorisasi lalu lintas jaringan komputer yang dianggapnya aman untuk dilewati sehingga jika ada jaringan yang dianggap tidak aman maka tidak akan masuk.

Perangkat firewall ini akan mengatur, memfilter, dan mengendalikan semua data yang masuk melalui jaringan. Fungsi ini mencegah pengguna untuk berbagi file, dan bermain dengan jaringan. Aplikasi seperti ini akan sangat bermanfaat terutama di perusahaan atau organisasi.

Firewall dapat mencegah modifikasi data yang tidak sah di situs web. Contoh: dalam akurasi data perusahaan bisnis sangat penting seperti keuangan, spesifikasi produk, harga produk, dll sehingga data tidak dapat diubah oleh sumber eksternal karena akan merugikan perusahaan.

Firewall memastikan ketersediaan sistem. Jika sistem tidak tersedia bagi pengguna pada waktu yang tepat, hal itu dapat menyebabkan turunnya produktivitas karyawan, kehilangan kepercayaan konsumen, dan sebagainya.

Firewall akan mengontrol dan memantau paket data yang ada di jaringan. Bila firewall pada jaringan diaktifkan maka sistem ini akan memilih dan memilih paket data yang akan diakses. Di sinilah peran firewall untuk meneruskan konten yang aman dan mencegah konten yang tidak aman masuk ke komputer.

Firewall dapat memblokir konten berbahaya dan konten yang tidak diinginkan lainnya. Agar konten semacam itu tidak mudah diakses siapa pun, firewall dapat memblokir konten ini dengan mengonfigurasinya secara manual.

Dalam memantau, mengendalikan dan menyaring akses komputer yang tidak sah pada jaringan pribadi, firewall akan mengizinkan atau tidak mengakses atau mengirim data melalui beberapa kriteria berikut:

Alamat IP (internet protocol) dari komputer sumber;
Port TCP / UDP dari sumber ke sumber;
Alamt IP dari komputer jaringan;
Data tujuan port TCP / UDP pada komputer tujuan;
Informasi dari header disimpan dalam paket data.

Mengetahui manfaat firewall tanpa mengetahui cara kerjanya sepertinya tidak lengkap. Cara kerja firewall di komputer adalah mematikan port yang tidak berguna kecuali port tertentu yang harus dibuka.

Di komputer ada ribuan port kecil yang bisa diakses untuk berbagai keperluan, port ini akan ditutup. Penutupan Port sebagai garis depan pertahanan dalam mencegah segala jenis hacking yang bisa masuk ke dalam jaringan karena para hacker akan berusaha menembus port terbuka untuk mencuri data perusahaan.

Teknologi firewall kini semakin canggih. Jika firewall pertama hanya bisa memfilter lalu lintas jaringan dengan mendeteksi alamat IP, nomor port, dan protokol namun saat ini hanya dengan mengidentifikasi pesan konten, firewall sudah bisa bekerja. Oleh karena itu, pastikan sistem keamanan jaringan Anda terutama perusahaan atau perusahaan yang dilapisi firewall.

Baca juga: Protokol Jaringan Komputer

Firewall juga hadir dengan fungsi otentikasi, dimana banyak orang saat ini terhubung melalui internet sehingga kita tentu tidak ingin ada yang bisa mengakses dan berkomunikasi dengan sistem yang kita miliki, terutama untuk sebuah perusahaan. Untuk melakukan fungsi ini, firewall harus menggunakan beberapa mekanisme otentikasi, sebagai berikut:

Tidak semua orang bisa mengakses jaringan. Biasanya firewall akan meminta pengguna untuk memasukkan username dan password. Metode ini biasa disebut extended authentication atau xauth.

Setelah pengguna berhasil memasukkan nama dan password maka firewall akan memungkinkan pengguna untuk mengakses jaringan dan firewallpun tidak perlu lagi mengisi nama dan password lagi kecuali jika koneksi hilang dan pengguna meminta untuk menyambung kembali.

Mekanisme kedua adalah menggunakan kunci publik dan sertifikasi digital. Meski dalam implementasinya mekanisme ini lebih rumit namun mekanismenya lebih unggul dari dulu karena proses autentikasi bisa terjadi tanpa campur tangan pengguna dan juga lebih cepat dalam proses otentikasi.

Metode terakhir adalah menggunakan kunci atau kunci pra-berbagi yang telah diberitahu kepada pengguna. Implementasi metode ini paling mudah karena lebih sederhana. Dengan menggunakan kunci pra-berbagi ini, setiap hosting web atau jaringan akan diberi kunci yang telah ditentukan untuk proses otentikasi. baca juga: Pengertian Hosting dan Contohnya

Namun meski sederhana, metode ini memiliki sedikit kelemahan yang sering diupdate kunci dan juga banyak organisasi yang terkadang secara tidak sengaja menggunakan tombol yang sama untuk terhubung.
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : 11 Manfaat Firewall Pada Jaringan Komputer

Comments
0 Comments

0 komentar:

Posting Komentar