Bahas Tuntas Teknologi Informasi dan Komunikasi

Kamis, 26 Oktober 2017

5 Fungsi Akses Point Pada Internet

5 Fungsi Akses Point Pada Internet - Anda tentu sering mendengar istilah access point dalam penggunaan internet. Adanya access point sangat penting, karena melalui access point lah perangkat kita bisa terhubung dengan internet. Tapi tahukah anda apa itu access point? Apa fungsinya dan bagaimana cara kerjanya?

Mungkin Anda penasaran dengan istilah tersebut, atau sedang mencari informasi tentang access point. Nah, saat ini saya akan membahas tentang fungsi Akses Point, juga pengertian dan cara kerjanya.

Pastikan baca sampai selesai ya, jadi anda bisa mendapatkan informasinya dengan saksama. Anda juga harus membaca prinsip kerja jaringan komputer sebagai informasi tambahan.


Pengertian Access Point

Jalur akses adalah salah satu perangkat di jaringan komputer. Jalur akses adalah pintu gerbang yang harus dilalui oleh perangkat untuk masuk ke jaringan lokal yang telah dikonfigurasi. Jalur akses terdiri dari antena dan transceiver, berfungsi sebagai sinyal pemancar dan penerima dari dan untuk server klien.

5 Fungsi Akses Point Pada Internet
5 Fungsi Akses Point Pada Internet


Cukup akses point set up device seperti PC, Laptop, PDA, dll agar bisa masuk dan terhubung di jaringan tertentu, sehingga perangkat juga bisa terhubung ke internet. (Juga baca: Perangkat Lunak untuk Mengakses Internet)

Namun tidak seperti Router yang bisa mengatur aliran data, access point hanya menghubungkan atau tidak menghubungkan perangkat berdasarkan true / salah password yang diberikan perangkat.

Jadi, semakin banyak pengguna yang terhubung ke jaringan, maka koneksi jaringan (internet) akan semakin lambat. Tapi hari ini rata-rata access point memiliki built-in router sehingga bisa juga mengatur arus data. (Juga Baca:Pengertian Router dan Fungsinya)

Akses Point Nirkabel
Satu access point cukup familiar, karena kemungkinan besar kita sering menggunakan Wireless Access Point. Wireless Access Point tersebar dimana-mana, baik di rumah, di tempat kerja / sekolah, juga di ruang publik seperti café, bandara, hingga taman kota.

Wireless Access Point memungkinkan perangkat nirkabel lainnya seperti laptop, smartphone, tablet, proyektor, dll untuk mengakses jaringan lokal (LAN) dan terhubung ke internet. (Juga baca: Pengertian Jaringan LAN)

Hotspot
Hotspot adalah aplikasi Wireless Access Point yang sering kita jumpai dan gunakan, karena banyak tersedia di tempat umum seperti kafe, hotel, bandara, rumah sakit, dll. Hotspot menyediakan akses internet yang disediakan oleh jaringan tertentu. Untuk bisa mengaksesnya, kita hanya perlu menuliskan password yang diberikan oleh provider jaringan.

Fungsi Akses Point
Secara umum, fungsi Point Access adalah mengatur klien-klien agar (atau tidak dapat) terhubung dalam jaringan. Namun jika ditentukan, access point memiliki berbagai fungsi sebagai berikut:

Transmit data dan koneksi internet via gelombang radio. Untuk ini, semakin baik kekuatan sinyal, jangkauan jalur akses akan semakin meluas.

Sebagai Hub yang menghubungkan jaringan lokal (LAN) yang menggunakan kabel dengan jaringan nirkabel.

Menetapkan jalur akses agar berfungsi sebagai Server Protokol Konfigurasi Host Dinamis (DHCP) Server, sehingga tugas IP Adrees untuk setiap perangkat yang terhubung secara otomatis ditetapkan.

Baca juga: Cara Cek IP Address PC

Mengatur akses perangkat berdasarkan Alamat MAC perangkat. MAC Adress (Media Access Control) adalah pengenal unik yang dimiliki oleh semua kartu jaringan (baca: Jenis Jenis LAN Card)

Terapkan fitur keamanan WEP dan WPA.
WEP (Wired Equivalent Privacy) adalah metode keamanan jaringan nirkabel dengan otentikasi kunci pada jalur akses dan disediakan oleh klien. Metode WEP sering disebut Shared Key Autenthication.

Sedangkan WAP (Wi-Fi Protected Access) adalah metode keamanan yang dikembangkan untuk menutupi kelemahan WEP. Metode perlindungan keamanan ini dikenal dengan sebutan autenthication server. Dengan metode ini kunci yang diberikan kepada masing-masing pengguna berbeda satu sama lain.

Bagaimana Access Point Bekerja
Jalur akses menyediakan koneksi antara jalur data listrik dalam bentuk kabel Ethernet dengan jalur data sinyal RF yang dibentuk oleh wifi.

Tidak hanya itu, access point juga menyediakan beberapa fitur dan kemampuan tambahan dalam access control, enkripsi data, fault tolerance, dan manajemen jaringan (baca juga: jenis jenis jaringan komputer)

Jalur akses mulai bekerja setelah Anda menghidupkan perangkat. Tapi untuk bisa menggunakannya Anda harus melakukan beberapa konfigurasi terlebih dahulu. Setelah konfigurasi selesai, access point akan menghubungkan perangkat client yang mencoba mengakses jaringan melalui access point.

Titik akses kemudian akan mengatur akses ke perangkat ini, apakah diperbolehkan masuk atau tidak. Disini fitur access control pada access point dijalankan.

Fitur keamanan jalur akses akan mengenkripsi kunci, dan memeriksa apakah tombol sesuai dengan perangkat dengan tombol pada jalur akses. Jika tombol cocok, maka perangkat diizinkan untuk masuk dan terhubung dengan perangkat lain di jaringan.

Pada titik ini access point akan berfungsi sebagai DHCP, dan memberikan IP Address ke device.

Konfigurasi jalur akses
Agar jalur akses bisa digunakan dengan benar, Anda harus melakukan beberapa konfigurasi terlebih dahulu. Berikut adalah langkah-langkah konfigurasi access point:

Setting komputer yang akan digunakan untuk setting access point:
Sebaiknya atur ulang jalur akses untuk memastikan jalur akses berada dalam mode default.
Sambungkan jalur akses ke Hub atau Switch on network. Dan jangan lupa pasang jalur akses kabel power.

Ubah Alamat IP komputer yang digunakan ke alamat IP yang berada di jaringan yang sama. Misalnya jika alamat IP access point adalah 192.168.1.1 maka komputer IP 192.168.1.2.

Periksa koneksi dengan mengirim "ping" ke ip access point.

Setelah fiks terhubung, Anda dapat memulai akses jalur akses dengan membuka jalur akses administrator web. Cara mengetikkan alamat IP pada access point.

Untuk password dan username anda bisa membacanya di access point manual

Ganti / setting password dan username default yang mudah ditebak menjadi lebih unik. Sebaiknya gunakan kombinasi huruf dan angka untuk tidak mudah diretas.

Beri nama pengenal jaringan nirkabel yang unik (ESSID). Nama ini disesuaikan dengan keinginan anda.

Aktifkan server DHCP pada access point, jadi IP Address client yang terhubung ke jaringan diberikan secara otomatis. Jika tidak, Anda harus melakukannya secara manual, dan akan sangat merepotkan, terutama jika klien terhubung dengan jaringan cukup banyak.

Aktifkan fasilitas enkripsi, untuk melindungi data dari kemungkinan penyadapan.
Aktifkan fitur MAC filtering, untuk membatasi klien yang masuk ke jaringan berdasarkan alamat MAC perangkat.

Lakukan reboot.
Dengan demikian artikel tentang fungsi access point, pengertian dan cara kerja dan konfigurasinya. Semoga artikel ini bisa memberi anda informasi yang anda butuhkan.

Jika ada pertanyaan, penambahan atau komentar yang membangun, silakan tinggalkan pesan, dan jangan lupa untuk membagikannya jika menurut Anda artikel ini berguna. Itu semua dan terima kasih.
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : 5 Fungsi Akses Point Pada Internet

Comments
0 Comments

0 komentar:

Posting Komentar