Bahas Tuntas Teknologi Informasi dan Komunikasi

Selasa, 24 Oktober 2017

Cara Mencegah Flashdisk dari Virus

Cara Mencegah Flashdisk dari Virus - Flashdisk adalah salah satu obyek yang dimiliki hampir semua orang. Meski kecil, namun satu objek ini mampu menyimpan berbagai data dan informasi dalam jumlah banyak.

Bisa dikatakan bahwa flashdisk adalah media penyimpan data yang paling praktis dan bisa dibawa kemanapun. Flashdisk adalah persyaratan dasar bagi siapa saja yang menuntut pekerjaan menggunakan perangkat komputer. Sayangnya, flashdisk adalah media penyimpan data yang sangat mudah terpapar virus.

Bahayanya, ketika flasdisk terkena virus maka data yang ada di flashdisk terkadang akan hilang dan tidak bisa dihemat.

Yang lebih parah lagi, dampak buruk virus juga bisa masuk ke komputer saat flashdisk terpasang ke komputer. Jika Anda khawatir tentang ancaman virus terhadap flash Anda maka Anda dapat menerapkan beberapa metode berikut.

Cara Mencegah Flashdisk dari Virus
Cara Mencegah Flashdisk dari Virus


Cara Mencegah Flashdisk dari Ancaman Virus

Agar flash Anda bisa bertahan dari ancaman virus, Anda bisa melakukan beberapa metode berikut. Jangan lupa pasang flashdisk anda terlebih dahulu ke laptop atau perangkat komputer yang anda miliki.

1. Metode Manual
Metode pertama yang bisa Anda lakukan adalah metode yang dilakukan secara manual. Adapun beberapa langkah yang harus anda lakukan adalah:

Format flash anda dengan metode full format yaitu dengan melakukan quick format agar flashdisk benar-benar bersih dari ancaman virus.

Setelah itu, buat folder baru bernama "autorun.inf" (tanpa menggunakan tanda petik).

Buka menu CHARACTER MAP dengan mengklik START lalu ALL PROGRAM kemudian ACCESORIES kemudian SYSTEM TOOLS kemudian CHARACTER MAP.

Jika CHARACTER MAP sudah terbuka, maka langkah selanjutnya yang harus dilakukan adalah memilih font yang memiliki unicode embel-embel seperti Arial Unicode atau Lucida Sans Unicode.

Pilih karakter yang menurut anda paling aneh dan paling anda suka sebanyak 5 karakter. Selanjutnya copylah karakternya.

Masuk kembali ke folder autorun.inf. Klik kanan pada folder lalu pilih NEW dan pilih TEXT DOCUMENT. Ganti teks dokumen dengan karakter yang baru saja Anda salin.

Langkah selanjutnya, ganti atribut folder autorun.inf menjadi super hidden.
Ubah nama file teks yang baru Anda buat di langkah kedua di atas. Caranya, klik kanan pada file tersebut, pilih rename, lalu tekan CTRL + V.

Untuk mengubah folder autorun.inf menjadi super hidden, buka menu command prompt, lalu masuk ke drive tempat flashdisk anda disimpan. Langkah selanjutnya, ketik attrib + s + h autorun.inf.

Dari langkah ini, flashdisk kita akan terlindungi dari ancaman virus. Secara teori, windows di komputer tidak akan bisa membuka file atau folder yang memiliki nama sama seperti file atau folder lain.

Dengan memilih berbagai karakter aneh, virus tidak akan mudah masuk ke flashdisk karena virus biasanya tidak didukung oleh berbagai jenis karakter aneh.

Baca juga:
Cara Menghapus Virus Sality
Cara Menghilangkan Virus Autorun
Cara Menghapus Virus Shortcut
Cara Menghilangkan Virus Runsomewore


2. Gunakan Fitur Smad-Lock dari Smadav
Cara ini bisa jadi biasa dan hampir dilakukan oleh semua orang yang memiliki masalah virus di flashdisk. Menggunakan aplikasi antivirus smadav ini cukup mudah.

Selain itu, fitur antivirus ini hampir selalu hadir di setiap komputer atau laptop. Untuk mencegah virus masuk ke flashdisk dengan memanfaatkan aplikasi antivirus smadav adalah sebagai berikut:

Buka aplikasi SMADAV dan pilih menu TOOL. Kemudian pada TOOL menu pilih SMAD-LOCK.
Selanjutnya Anda harus memilih drive apa yang harus dilock (misalnya drive F).

Setelah itu anda akan menemukan folder "Δ Smad-Lock (Safe Smadav) Δ" di flashdisk. Autorun, folder autorun.inf akan disembunyikan.

Agar data Anda tetap aman, pindahkan file dan folder Anda ke folder "Δ Smad-Lock (Safe Smadav)".
Berbagai file dan folder yang telah Anda simpan ke folder "Δ Smad-Lock (Smadav Safe) Δ" Anda bisa buka dengan menggunakan program yang dibuat oleh Microsoft dan juga beberapa jenis program buatan lainnya.

Namun, jika file atau folder di folder "Smad-Lock Δ" (Safe Smadav) Δ "tidak bisa dibuka maka file atau folder yang tidak bisa dibuka anda harus pindah dulu ke folder lain yang akan dibuka.

Caranya cukup mudah dan sederhana. Sayangnya, mungkin ada beberapa jenis file yang tidak bisa dibuka di folder. Jadi mengharuskan pengguna untuk memindahkan file ke folder lain.

3. Gunakan Command Prompt Features
Metode untuk mencegah virus ke flashdisk berikutnya adalah dengan menggunakan fitur command prompt atau biasa disebut CMD. Untuk menggunakan fitur ini Anda bisa mengikuti langkah berikut:

Buka fitur CMD dengan mengklik windows + R lalu ketik CMD word lalu OK.

Setelah membuka CMD, masuk ke flash drive Anda, misal drive F.

Setelah itu ketik "md autorun.inf \" tanpa menggunakan tanda kutip lalu tekan ENTER.

Setelah itu ketik lagi "md autorun.inf \ autorun.ini \ aux \\. \\" tanpa menggunakan tanda petik dan kemudian tekan ENTER.

Dengan memanfaatkan fitur CMD, flashdisk anda tidak akan mudah terserang virus. Dari tiga metode di atas Anda bisa memilih salah satunya.

Sebagian besar langkah di atas mudah dan efektif. Anda juga bisa mencegah virus masuk ke flashdisk dengan mengaplikasikan antivirus di laptop atau PC Anda, jadi jika ada virus di flashdisk anda maka secara otomatis antivirus akan mendeteksi adanya virus tersebut.

Sebagian besar langkah-langkah di atas tergolong mudah dan efektif. Anda juga bisa mencegah virus masuk ke dalam flashdisk dengan mengaplikasikan antivirus di dalam laptop atau PC Anda, sehingga apabila ada virus di dalam flashdisk Anda maka antivirus secara otomatis akan mendeteksi keberadaan virus tersebut.
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Cara Mencegah Flashdisk dari Virus

Comments
0 Comments

0 komentar:

Posting Komentar