Bahas Tuntas Teknologi Informasi dan Komunikasi

Senin, 23 Oktober 2017

Cara Mengatasi Baterai Laptop Tidak Mengisi Penuh

Cara Mengatasi Baterai Laptop Tidak Mengisi Penuh - Baterai Laptop yang tidak terisi bisa menjadi masalah yang berarti Laptop tidak dapat berjalan menggunakan catu daya baterai ini, jadi tidak ingin menggunakan adaptor AC langsung yang tidak disarankan untuk penggunaan jangka panjang.

Baterai laptop yang tidak mau mengisi ini ada banyak penyebab, baik masalah pada sisi adaptor, pada laptop itu sendiri, pada power socket, dan pada baterai itu sendiri. Pada artikel ini akan dibahas tentang Cara Mengatasi Baterai Laptop Tidak Mengisi Penuh

Cara Mengatasi Baterai Laptop Tidak Mengisi Penuh
Cara Mengatasi Baterai Laptop Tidak Mengisi Penuh

1. Matikan Laptop
Pertama yang dilakukan untuk mengatasi baterai laptop yang tidak terisi adalah mematikan Laptop, dan keluarkan baterai dari laptop dengan membuka kunci laptop, dan lepaskan adaptor AC laptop jika masih terhubung ke laptop.

Kemudian biarkan kondisi laptop tanpa baterai dan adaptor terhubung sekitar 10 sampai 30 detik. Kemudian setelah itu putar kembali dengan menekan tombol power laptop agar sedikit lebih lama selama sekitar 30 detik.

Cara ini biasanya bisa digunakan untuk mengaktifkan kembali perangkat laptop yang tidak mau mengisi daya catur ke unit baterai.

Baca juga: Cara Mengatasi Laptop Lemot

2. Biarkan baterai menjadi dingin
Jika suhu baterai laptop menjadi panas, hal ini dapat mengganggu proses pengisian arus listrik dari unit catu daya atau adaptor laptop ke unit baterai laptop, dan ini berpotensi menimbulkan masalah pada mekanisme pengisian catu daya di dalamnya. sel baterai laptop itu sendiri.

Untuk itu kita perlu melakukan prosedur mematikan laptop dengan rentang waktu yang cukup lama dengan tujuan untuk mendinginkan baterai sekitar 5-10 menit.

Membersihkan Kisi debu pada kipas yang berada disamping bodi laptop juga perlu dilakukan dari luar, dan jika memungkinkan pembongkaran laptop bisa dilakukan, karena debu yang menempel atau terkumpul di kipas laptop berpotensi menimbulkan panas. Aliran yang akan menyebar ke berburani perangkat elcrkmonik dari laptop itu sendiri, belum lagi komponen baterai yang satu ini.

3. Lakukan pembersihan konektor baterai dan motherboard
Lepaskan kemasan baterai dari laptop lalu bersihkan konektor baterai yang ada, dengan menggunakan penghapus pensil yang juga biasa digunakan untuk membersihkan pin RAM atau memori, karena pin atau konektor baterai yang kotor dapat menghalangi pengisian atau konduksi daya masuk dari unit suplai daya ke baterai, serta aliran listrik dari baterai ke unit laptop, jadi pastikan pin atau steker baterai laptop bersih dan bebas debu dan kotoran hitam di pin.

Pembersihan pin baterai pada motherboard juga bisa dilakukan jika memungkinkan, menggunakan penghapus pensil dengan hati-hati agar tidak merusak pin yang ada. Setelah itu lakukan pengecekan dengan memasang baterai dan balikkan laptop kembali.

4. Hidupkan laptop tanpa baterai
Matikan laptop dan lepaskan baterai, lalu hidupkan kembali laptop. Jika laptop tidak menyalakan kemungkinan terjadi kerusakan pada adaptor atau kabel adaptor.

Tapi jika laptop menyala, masalahnya mungkin terjadi pada baterai laptop itu sendiri, atau masalah pengisian catu daya IC.

5. Pemeriksaan Fisik Kabel Adaptor
Pemeriksaan meliputi kondisi fisik kabel adaptor, berupa benang atau tonjolan yang muncul pada kabel, kabel seperti bekas hangus yang mengindikasikan panas pada kabel, dan kondisi kabel fisik yang buruk.

Hal ini dapat menyebabkan masalah pengisian daya ke baterai terjadi. Ganti dengan baterai baru jika terasa masalah terjadi.

6. Periksa baterai laptop
Lepaskan baterai, dan bersihkan debu atau korosi yang menempel pada baterai, periksalah voltase baterai yang baik saat penuh, dan saat hampir kehabisan tenaga, periksalah voltase menggunakan alat multimeter.

Baterai yang bagus harus memiliki tarikan yang masih sesuai dengan deskripsi pada bodi baterai itu sendiri, dengan toletance tegangan sangat kecil.

Jika hasilnya sangat jauh, seperti setelah diuji voltase pada 6 V, sedangkan pada deskripsi bodi baterai 9V yang tercantum, bisa dipastika masalah baterai dan voltase kerjanya tidak memenuhi syarat.

7. Periksa Adaptor
Setelah memeriksa baterai, periksa adaptor itu sendiri. Pemeriksaan bisa dilakukan dengan mengamati tegangan kerja adaptor yang tertera pada bodi adaptor dan pengujian dengan menggunakan multimeter.

Jika hasil voltase aktual berada pada nilai yang jauh, dapat dipastikan bahwa adaptor bermasalah atau rusak. Kerusakan bisa terjadi karena adaptor tidak pernah membanting, solderan rusak, transformator dalam masalah adaptor.

Jika voltase normal, periksa juga kabel adaptor, pastikan kabel adaptor tidak spiral atau ada bagian kabel yang menonjol yang mengindikasikan kabel bermasalah dan berpotensi konsleting.

Periksa hal berikut pada konektor pada adaptor atau slot adaptor pada laptop, pastikan keduanya tidak bermasalah dan bekerja normal.

8. Pasang kembali Driver Baterai
Driver yang bermasalah atau korup bisa membuat kerja keras menjadi baterai yang tidak optimal atau sistem power tidak terkecuali. Cara memasang kembali driver baterai adalah sebagai berikut:

Klik menu Start> klik kanan ikon My Computer, dan klik Manage
Di kotak dialog Manajer Komputer, di panel kiri klik Device Manager
Di jendela kanan, cari bagian Baterai, klik kanan pada entri "Microsoft ACPI-Compliant Control Method battery", dan klik Uninstall

Klik toolbar pada Scan for Hardware Changes, atau bisa dilakukan dengan mengklik menu Action, dan klik Scan for Hardware Changes
Instal ulang driver tunggu sampai proses selesai dan restart Laptop untuk memeriksa hasilnya.

Jadi review tentang cara mengatasi baterai laptop tidak isi, tentu saja tips diatas disesuaikan dengan kondisi baterei dan juga masalah yang ada. Karena masalah baterai yang dialami oleh pembaca pasti berbeda, silahkan telusuri dari pemecahan masalah termudah ke level tertinggi.
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Cara Mengatasi Baterai Laptop Tidak Mengisi Penuh

Comments
0 Comments

0 komentar:

Posting Komentar