Bahas Tuntas Teknologi Informasi dan Komunikasi

Selasa, 24 Oktober 2017

Fungsi Bandwidth dalam Jaringan Komputer

Fungsi Bandwidth dalam Jaringan Komputer - Bagi orang-orang yang sering menangani semua urusan tentang situs dan jaringan internet pasti sudah terbiasa dengan konsep yang disebut bandwidth.

Bandwidth atau secara harfiah berarti pita yang lebat, merupakan ukuran nilai konsumsi transfer data yang dihitung dalam satuan bit / detik, kilobit / detik, atau unit lain antara server dan client dalam waktu tertentu.

Kita juga bisa menjelaskan bandwidth sebagai lebar atau lebar rentang frekuensi yang digunakan oleh sinyal dalam medium transmisi tertentu. Dari dua istilah di atas, kita sudah bisa menyimpulkan bahwa bandwidth adalah kapasitas maksimum jalur komunikasi yang digunakan untuk mentransfer data yang diukur dalam hitungan detik.

Jika Anda masih mengalami masalah membayangkan bandwidth apa, analogi yang paling sederhana adalah melihat cara setiap hari kita melewatinya.

Misalkan jumlah kendaraan yang melaju di seberang jalan memiliki kecepatan yang sama, dan ukurannya sama. Dengan demikian, jika kita memperlebar jalan, semakin banyak kendaraan yang bisa lewat sehingga arus kendaraan lewat jalan juga semakin membesar.

Sebaliknya, jika kita mempersempit jalan, kendaraan yang lewat pada saat bersamaan akan berkurang karena harus mengantri untuk memasuki jalan.

Nah, lebar jalan yang disebut bandwith. Atau jika ingin lebih presisi, bandwidth adalah kapasitas jumlah mobil yang bisa melalui area jalan tertentu dalam satuan waktu tertentu.

Fungsi Bandwidth dalam Jaringan Komputer
Fungsi Bandwidth dalam Jaringan Komputer

Istilah bandwidth digunakan di banyak tempat. Dalam jaringan komputer, istilah bandwidth dalam jaringan komputer sering kali menjadi identik dengan kecepatan transfer, atau tingkat pergerakan data dari satu titik ke titik lainnya selama periode waktu tertentu, juga dilambangkan dengan bit / detik (bps), byte / detik Bps), kilobit, kilobyte, megabyte dan lainnya.

Misalnya seperti ini. Jika kita menggunakan koneksi LAN 100 mbps, berarti idealnya dalam jaringan bisa melakukan transaksi data dengan kecepatan maksimal 100 mega bit per detik (mbps).

Koneksi komputer ke jaringan komputer dengan bandwidth yang lebih besar atau lebih tinggi dapat memungkinkan pengiriman data yang besar dalam waktu lebih cepat, seperti mengirim gambar file musik, film, video, dan sebagainya.

Baca juga:
Pengertian Jaringan Komputer
Manfaat Jaringan Komputer
Macam Macam Jaringan Komputer
Perangkat Jaringan Komputer
Pengertian Topologi Jaringan Komputer

Istilah bandwidth juga digunakan di dunia web hosting. Sebenarnya analogi yang sama dengan komputer di jaringan LAN, yakni dengan bandwidth yang lebar atau luas maka kekuatan web hosting bisa mentransfer data dan informasi juga semakin kuat atau lebih cepat.

Sebenarnya, beberapa web hosting menawarkan bandwidth tak terbatas yang berarti Anda bisa mentransfer data sebanyak yang Anda inginkan dari hosting ke perangkat keras yang mengakses web yang Anda miliki.

Mengetahui fungsi bandwidth dapat membantu kita untuk memahami masalah jaringan dengan lebih baik. Apa fungsi bandwidth? Silahakn baca di bawah ini.

1. Menjadi jalur atau media transmisi data
Fungsi ini merupakan fungsi yang paling umum dan berlaku di hampir tempat yang memiliki jaringan komputer. Bandwidth berfungsi sebagai media atau jalur transmisi data yang dimiliki oleh komputer atau jaringan tertentu.

Istilah ini mungkin agak bersebelahan dengan gagasan media di tempat lain. Misalnya, antara komputer dan koneksi LAN di rumah, bisa jadi koneksi media antara laptop dengan jaringan Anda di rumah adalah kabel LAN fisik.

Namun, di kabel LAN, ada jalur atau jaringan yang memungkinkan data antara laptop Anda dengan komputer lain di jaringan bergerak atau transfer.

2. Membatasi kecepatan transfer data
Fungsi kedua ini biasanya lebih sering digunakan oleh administrator jaringan untuk menjaga agar jaringan tetap berfungsi dengan baik karena ada satu pengguna yang mengakses situs atau data tertentu yang banyak menyedot banyak bandwidth. Misalnya untuk mendownload film HD, mengakses situs streaming, dan sebagainya.

Akses seperti itu akan menyedot banyak bandwidth, dan akan sangat mempengaruhi kenyamanan pengguna lain yang juga ingin mengakses internet untuk kebutuhan mereka.

Oleh karena itu, manajer jaringan biasanya akan berbagi bandwidth yang cukup untuk pengguna internet, misalnya dengan memukul rata-rata semua pengunjung kafe (jika di warnet) mendapatkan kuota bandwidth 10Mbps atau 1MBps.

Jadi bagi pengunjung yang mendownload film HD misalnya, maka ia tidak akan menyedot bandwidth melebihi angka tersebut sehingga pengunjung lain tetap bisa mengakses internet dengan nyaman.

3. Batasi jumlah data yang bisa ditransfer
Fungsi ini mungkin juga lebih sering diterapkan oleh administrator jaringan dan hosting. Adanya bandwidth bisa menjadi salah satu media yang bisa digunakan untuk membatasi jumlah data yang bisa ditransfer dalam kurun waktu tertentu. Misalnya web hosting menyediakan bandwidth 1 GB per bulan.

Baca juga: Pengertian Hosting dan Contohnya

Artinya, dalam sebulan, jumlah maksimal transfer data yang bisa dilakukan adalah sebanyak 1 GB, tidak masalah berapa banyak perangkat yang mengakses situs, berapa kecepatan akses, dan sebagainya. Aturan ini hanya membatasi jumlah data yang bisa ditransfer oleh hosting ke penggunanya.

Pembatasan ini biasanya diterapkan oleh administrator jaringan hosting sebagai salah satu bentuk diferensiasi produk bagi penggemar hosting untuk beralih pada paket hosting yang lebih tinggi dan tentunya memiliki biaya lebih tinggi pula.

Itulah beberapa fungsi bandwidth yang bisa kita ketahui. Beberapa fungsi ini hanya bisa diterapkan pada konteks tertentu saja. Namun, fungsi bandwidth yang paling mendasar adalah dalam hal transfer data itu sendiri. Tanpa bandwidth, tidak mungkin untuk mentransfer data.

Lebar bandwidth itu sendiri juga ditentukan oleh banyak hal, baik dari elemen media yang digunakan (misalnya, kabel serat optik akan memiliki bandwidth yang lebih besar bila dibandingkan dengan kabel telepon biasa), situs atau sumber transfer data yang diakses (misalnya, situs A membatasi bandwidth sementara situs B tidak, maka akses bandwidth dari situs B akan lebih besar dan lebih cepat), dan sebagainya.

Semoga dengan penjelasan diatas bisa membantu anda mengerti tentang fungsi bandwidth ya. Selamat belajar dan semoga mendapatkan pengetahuan baru yang berguna!
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Fungsi Bandwidth dalam Jaringan Komputer

Comments
0 Comments

0 komentar:

Posting Komentar