Bahas Tuntas Teknologi Informasi dan Komunikasi

Senin, 30 Oktober 2017

Pengertian AntiVirus Fungsi serta Jenisnya

Pengertian AntiVirus Fungsi serta Jenisnya - Antivirus adalah jenis perangkat lunak yang digunakan untuk mengamankan, mendeteksi, dan menghapus virus komputer dari sistem komputer. Antivirus juga disebut perangkat lunak perlindungan virus.

Program ini bisa menentukan apakah sistem komputer sudah terinfeksi virus atau tidak. Umumnya software ini berjalan di latar belakang dan memindai semua file yang diakses (dibuka, dimodifikasi, atau saat disimpan).

Antivirus terbaru sekarang tidak hanya mendeteksi virus. Program antivirus kini juga dilengkapi dengan kemampuan untuk mendeteksi perangkat surveilans, perangkat, akar, dan perangkat berbahaya lainnya.

Tidak hanya itu, antivirus tersebut kini dilengkapi dengan firewall untuk melindungi komputer dari serangan hack dan anti spam untuk mencegah masuknya email sampah dan / atau virus ke inbox pengguna.
Pengertian AntiVirus Fungsi serta Jenisnya
Pengertian AntiVirus Fungsi serta Jenisnya


Cara kerja Antivirus
Secara umum, cara kerja antivirus adalah:
Deteksi dengan menggunakan database signature virus (database signature virus): Cara kerja antivirus adalah pendekatan yang banyak digunakan oleh antivirus tradisional, yang mencari tanda-tanda adanya virus dengan menggunakan sebagian kecil kode virus yang telah dianalisis oleh vendor antivirus, dan telah dikatalisis menurut jenis, ukuran, destruktivitas dan beberapa kategori lainnya.

Metode ini cepat dan handal untuk mendeteksi virus yang telah dianalisis oleh vendor antivirus, namun belum bisa mendeteksi virus baru sampai database tanda tangan virus baru terinstal ke sistem.

Database virus signature ini bisa didapat dari vendor antivirus dan umumnya bisa didapatkan secara gratis via download atau via subscription.

Deteksi dengan melihat cara kerja virus: Cara kerja antivirus seperti ini adalah pendekatan baru yang dipinjam dari teknologi yang diterapkan pada Intrusion Detection System (IDS).

Baca juga: Ciri Ciri Komputer Terkena Virus

Metode ini sering disebut sebagai Behavior-blocking detection. Metode ini menggunakan kebijakan (policy) yang harus diterapkan untuk mendeteksi adanya virus.

Jika ada perilaku perangkat lunak yang "tidak biasa" sesuai dengan kebijakan yang diterapkan, serta perangkat lunak yang mencoba mengakses buku alamat untuk mengirim email secara massal ke daftar e-mail yang ada di buku alamat (ini sering digunakan oleh virus untuk mengirimkan virus via email), maka antivirus akan menghentikan proses yang dilakukan oleh software.

Antivirus juga bisa mengisolasi kode virus yang dicurigai sampai administrator menentukan apa yang harus dilakukan selanjutnya.

Keuntungan dari cara ini adalah antivirus bisa mendeteksi adanya virus baru yang belum dikenali oleh database signature virus. Kelemahannya, yang jelas, adalah bahwa antivirus memonitor bagaimana perangkat lunak bekerja sepenuhnya (tidak memonitor file), sehingga antivirus membuat alarm palsu (jika konfigurasi antivirus terlalu "keras"), atau bahkan membiarkan virus berkembang biak di sistem jika antivirus konfigurasi terlalu "lunak"), positif palsu terjadi.

Beberapa produsen menyebut teknik ini sebagai pemindaian heuristik. Teknologi pemindaian heuristik ini telah berkembang sejauh ini. Beberapa antivirus memeriksa file dengan definisi yang biasa. Jika lolos dari deteksi reguler, ia berjalan di lingkungan virtual. Semua perubahan file seperti virus, jadi pengguna akan diperingatkan.

Jenis antivirus
Antivirus berbasis penggunanya dibagi menjadi 2, yaitu pengguna rumahan dan pengguna jaringan / pengguna korporat. Untuk pengguna rumahan, antivirus berjalan seperti biasa. Untuk versi jaringan, antivirus bisa melakukan pemindaian pada komputer klien dan drive jaringan.

Selain itu, update komputer client. Proses dalam jaringan tidak harus langsung dari internet. Komputer client bisa melakukan update secara langsung dari server jaringan.

Antivirus berdasarkan cara mendapatkannya dibagi menjadi sebagai berikut:

Antivirus gratis (antivirus gratis): antivirus didapat secara gratis,
Uji coba antivirus (antivirus trial): antivirus didapat secara gratis namun diberi batasan waktu,
Sumbangan antivirus (donasi antivirus): antivirus diperoleh dengan menyumbang, dan
Paid Antivurs (antivirus berbayar): antivirus didapat dengan cara beli.
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Pengertian AntiVirus Fungsi serta Jenisnya

Comments
0 Comments

0 komentar:

Posting Komentar