Bahas Tuntas Teknologi Informasi dan Komunikasi

Kamis, 26 Oktober 2017

Pengertian Application Layer Jaringan Komputer

Pengertian Application Layer Jaringan Komputer - Application Layer adalah layer atas atau layer dalam referensi model OSI saat pengguna mengirim pesan dan menjadi lapisan terakhir atau layer pada sistem model Referensi OSI saat pengguna menerima pesan.

Sesuai dengan namanya, Application Layer adalah lapisan atau layer yang bekerja pada program tertentu, dimana Application Layer itu sendiri bekerja pada komputer server atau komputer klien.

Ada 7 model layer OSI dan fungsi masing-masing layer berbeda.

Singkatnya, Application Layer adalah lapisan OSI yang menyediakan antarmuka antara aplikasi yang digunakan untuk berkomunikasi dalam jaringan, dan kemudian membantu menangkap dan menerima pesan yang dikirim dalam jaringan. Hal ini juga disebut protokol jaringan yang mengatur tugas tertentu dalam jaringan internet.

Baca juga: Protokol Jaringan dan Jenisnya

Tidak seperti layer pada Model Referensi OSI lainnya, Application Layer adalah layer atau layer yang paling dekat dengan pengguna komputer, karena dalam sistem jaringan komputer, Application Layer bisa menjadi awal dan juga bisa menjadi layer akhir, dan selalu dikaitkan. dengan berbagai aplikasi dan software di komputer, seperti email client, web browser dan lain sebagainya.

Cara kerjanya dari Application Layer

Pengertian Application Layer Jaringan Komputer
Pengertian Application Layer Jaringan Komputer

Mendefinisikan dan juga mengeksplorasi cara kerja Application Layer jauh lebih mudah dilakukan daripada menentukan cara kerja layer atau layer lain di dalam jaringan.

Pada dasarnya, Application Layer akan menerima perintah dari pengguna, dengan bantuan aplikasi atau software tertentu untuk mengirim pesan atau data ke komputer lain.

Dan sebaliknya. Application Layer akan menampilkan pesan atau data yang diterima oleh pengguna berupa aplikasi atau software tertentu. Cara kerja Application Layer mudah diamati dibanding layer lainnya.

Fungsi dari Application Layer
Application Layer itu sendiri memiliki beberapa fungsi dan tugas utama. Berikut ini adalah beberapa fungsi juga tugas utama dari Application Layer:

1. Sebagai sarana pengumpulan informasi dan data yang dikirim melalui jaringan
Fungsi pertama, Application Layer adalah layer atau layer yang berfungsi sebagai kolektor semua informasi dan data yang diterima dan yang akan dikirim melalui jaringan.

Saat pengguna menerima data (receiver / penerima) maka Application Layer akan mengumpulkan semua data yang telah diraih untuk kemudian diangkat dalam aplikasi tertentu.

Sebaliknya, ketika pengguna mengirimkan data, Application Layer mengumpulkan keseluruhan data dalam aplikasi tertentu, dan kemudian meneruskan data ke  presentation layer untuk didefinisikan dan diproses lebih jauh ke dalam jaringan.

2. Sebagai user interface dalam menampilkan data dan informasi
Fungsi selanjutnya dari Application Layer adalah sebagai user interface. Apa tujuan mendefinisikan data dan penyajian data yang dilakukan oleh  presentation layer, namun pengguna tidak bisa membaca dan melihat datanya.

Oleh karena itu, begitu  presentation layer menyajikan data, Application Layer akan bekerja dalam menampilkan data yang disajikan dalam antarmuka pengguna (bisa berupa aplikasi, program, atau sistem tertentu), sehingga data yang disajikan dapat dilihat dan diamati secara langsung oleh pengguna.

Perangkat lunak dan perangkat yang bekerja pada Application Layer
Application Layer bekerja pada perangkat keras yang kita kenal sebagai komputer server atau komputer pengguna, tergantung pada proses yang sedang berlangsung. Komputer server atau pengguna sebelumnya harus memiliki perangkat lunak atau perangkat lunak yang mendukungnya.

Application Layer bekerja dengan bantuan perangkat lunak dan aplikasi tertentu. Software dan aplikasi ini merupakan program yang terinstal di komputer, baik receiver komputer maupun pengirim.

Beberapa program yang bekerja dengan menggunakan Application Layer (application layer) tentunya sudah cukup familiar di telinga kita, seperti:

Klien email (outlook, dan sebagainya)
Browser web (Mozilla, Chrome, dan sebagainya)
Saat memahami bahwa Application Layer bekerja pada perangkat lunak dan program di atas, maka secara otomatis, Application Layer juga bekerja dengan bantuan beberapa protokol.

Ada banyak protokol yang bekerja pada Application Layer ini. Berikut adalah beberapa protokol yang bekerja pada Application Layer:

1. Protokol DNS
Protokol pertama yang bekerja pada Application Layer adalah protokol DNS. DNS adalah singkatan dari sistem nama domain.

Sesuai namanya, protokol DNS ini adalah salah satu protokol yang paling penting dalam jaringan komputer, karena DNS membantu menentukan alamat IP pada setiap komputer, sehingga semua komputer dapat saling berhubungan satu sama lain menggunakan IP Address.

Lebih lengkap, silahkan baca juga: Pengertian DNS dan Fungsinya

2. Protokol HTTP
HTTP atau singkatan dari Hypertext Transfer Protocol adalah salah satu protokol yang paling populer dan paling sering ditemui.

HTTP adalah protokol yang digunakan pada web browser untuk mengambil atau memanggil halaman atau website yang dikompilasi dengan menggunakan sistem HTML. HTTP adalah protokol yang terhubung dengan WWW atau world wide web, dan merupakan bagian penting dari protokol internet (TCP / IP).

Lebih lengkap, silahkan baca: Pengertian HTTP dan Fungsinya

3. SMTP / POP3
SMTP dan juga POP3 adalah salah satu protokol penting dalam hal pengiriman surat elektronik atau email. Seperti contoh di atas, Application Layer bekerja pada klien email, jadi protokol yang digunakan pada klien email juga merupakan protokol yang bekerja pada Application Layer.

SMTP adalah singkatan dari Simple Mail Transfer Protocol, sementara POP3 adalah singkatan dari Post Office Protocol ver.3. SMTP digunakan sebagai protocol yang membantu mengirim email ke mail server, sedangkan POP3 adalah protokol yang digunakan untuk mengambil dan membuka email yang terdapat di mail server.

4. FTP
FTP adalah singkatan dari File Transfer Protocol. FTP adalah protokol yang digunakan untuk mentransmisikan atau mentransfer data dalam jaringan internet.

Dengan menggunakan protokol FTP ini, pengguna bisa mengirim file dan data ke komputer lain hanya dengan menggunakan aplikasi saja, tanpa perlu repot menggunakan flash drive.

Lebih lengkap, silahkan baca: Pengertian FTP dan Fungsinya

5. DHCP
DHCP adalah singkatan dari Dynamic Host Configuration Protocol, yang merupakan protokol yang digunakan untuk membantu mengkonfigurasi alamat IP komputer Anda pada jaringan komputer.

Baca juga: Cara Cek IP Address PC

6. Telnet
Telnet atau Jaringan Telekomunikasi adalah protokol yang banyak digunakan untuk akses jarak jauh ke komputer (remote). Fungsi telnet itu sendiri cukup berperan penting dalam sebuah jaringan komputer, karena bisa menjalankan komputer jarak jauh tanpa harus secara remote langsung ke tempat komputer berada.
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Pengertian Application Layer Jaringan Komputer

Comments
0 Comments

0 komentar:

Posting Komentar