Bahas Tuntas Teknologi Informasi dan Komunikasi

Kamis, 19 Oktober 2017

Pengertian DHTML dan Fungsinya

Pengertian DHTML dan Fungsinya - DHTML atau Dynamic HTML, bukan bahasa pemrograman melainkan sebuah istilah untuk membuat halaman web dinamis dan interaktif dengan menggabungkan HTML, JavaScript, Document Object Model, dan CSS markup languages.

DHTML memungkinkan skrip bahasa pemrograman diubah menjadi variabel pada setiap definisi halaman bahasa pemrograman, yang menghasilkan perubahan efek tampilan beserta fungsinya setelah halaman web ditampilkan.

Berbeda dengan HTML, yang memiliki kemampuan untuk menghasilkan dan memproses halaman web sebelum ditampilkan.

Baca juga:
Pengertian HTML dan Fungsinya
Pengertian HTML5 dan Fungsinya
Pengertian XHTML dan Fungsinya

Penggunaan DHTML
DHTML biasanya digunakan untuk membuat tombol rollover atau menu drop-down interaktif dan halaman web.

Beberapa teknologi aplikasi peramban web memiliki tingkat dukungan yang berbeda untuk DHTML sehingga sangat sulit untuk dikembangkan.

Pengertian DHTML dan Fungsinya
DHTML


Seperti variasi dan kombinasi ukuran layar dapat ditampilkan dengan baik pada beberapa aplikasi peramban web sementara yang lain tidak.

Perkembangan yang relatif baru dari setiap aplikasi browser web seperti Internet Explorer 5.0+, Mozilla Firefox 2.0+, dan Opera 7.0+ telah menambahkan Document Object Model. uji

Struktur pada halaman web
Pada dasarnya halaman web diatur seperti ini:

<! doctype html>
<html lang = "en">
<head>
<meta charset = "utf-8">
<title> Contoh DHTML </ title>
</ head>
<body>
<div id = "navigasi"> </ div>

<script>
var init = function () {
myObj = document.getElementById ("navigasi");
// ... memanipulasi myObj
};
window.onload = init;
</ script>

<! -
Meskipun kode tersebut tersimpan pada file eksternal; Hal ini bisa diatasi dengan membuat file link yang berisi JavaScript.

Ini berguna jika menggunakan skrip pemrograman yang sama pada beberapa halaman web:
->
<script src = "myjavascript.js"> </ script>
</ body>
</ html>

Contoh: menampilkan blok teks tambahan
Kode berikut menjelaskan fungsi yang paling sering digunakan. Bagian tambahan pada halaman web hanya akan ditampilkan jika pengguna menginginkannya.

<! doctype html>
<html lang = "en">
<head>
<meta charset = "utf-8">
<title> Cara menggunakan fungsi DOM </ title>
<style>
sebuah {background-color: #eee;}
a: hover {background: # ff0;}
# example1 {background: #cfc; layar: tidak ada; margin: 30px 0; padding: 1em;}
</ style>
</ head>
<body>
<h1> Cara menggunakan fungsi DOM </ h1>

<h2> <a id=" showcase" href="#"> Tampilkan contoh </a> </ h2>

<p id = "contoh1"> Ini adalah sebuah contoh.
(Informasi tambahan, hanya ditampilkan jika pengguna menginginkannya) ... </ p>

<p> Teks lanjutan ... </ p>

<script>
changeDisplayState = function (id) {
var d = document.getElementById ('show hide'),
e = document.getElementById (id);
jika (e.style.display === 'none' || e.style.display === '') {
e.style.display = 'blok';
d.innerHTML = 'Sembunyikan contoh';
}
lain {
e.style.display = 'none';
d.innerHTML = 'Tampilkan contoh';
}
};
document.getElementById ('show hide'). onclick = function () {
changeDisplayState ('example1');
kembali salah;
};
</ script>
</ body>
</ html>
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Pengertian DHTML dan Fungsinya

Comments
0 Comments

0 komentar:

Posting Komentar