Bahas Tuntas Teknologi Informasi dan Komunikasi

Kamis, 19 Oktober 2017

Pengertian JavaScript dan Fungsinya

Pengertian JavaScript dan Fungsinya - JavaScript adalah bahasa pemrograman tingkat tinggi dan dinamis. JavaScript populer di internet dan bisa bekerja di browser web terpopuler seperti Internet Explorer (IE), Mozilla Firefox, Netscape dan Opera. Kode JavaScript dapat dimasukkan ke dalam halaman web menggunakan tag SCRIPT.

Sejarah JavaScript
JavaScript pertama kali dikembangkan oleh Brendan Eich dari Netscape dengan nama Mocha, yang kemudian diganti namanya menjadi LiveScript, dan akhirnya menjadi JavaScript.

Navigator sebelumnya telah mendukung Java untuk lebih berguna bagi programmer non-Java. Maka dikembangkan sebuah bahasa pemrograman yang disebut LiveScript untuk menampungnya.

Ini adalah bahasa pemrograman yang akhirnya berevolusi dan diberi nama JavaScript, walaupun tidak ada koneksi bahasa antara Java dan JavaScript.

Pengertian JavaScript dan Fungsinya
JavaScript

JavaScript dapat digunakan untuk berbagai tujuan, misalnya untuk membuat efek rollover pada kedua gambar dan teks, dan yang terpenting adalah membuat AJAX. JavaScript adalah bahasa yang digunakan untuk AJAX.

Variabel JavaScript
Penulisan variabel dalam standar JavaScript tidak memiliki tipe data. Semua nilai dapat disimpan di semua variabel. Variabel dapat ditentukan dengan membiarkan (variable block level), var (variable level function) atau const (variabel tidak dapat diubah).

Penulisan JavaScript
Variabel dalam JavaScript dapat dipanggil menggunakan kata kunci var

var x;
var y = 2;
Kode JavaScript biasanya ditulis dalam bentuk fungsi yang ditempatkan pada tag <head> yang terbuka dengan tag <script type = "text / javascript">.

<script type = "text / javascript">
waspada ("Halo Dunia!");
</ script>

Kode JavaScript juga bisa ditempatkan di file terpisah dengan ekstensi .js (singkatan dari JavaScript). Untuk memanggil kode JavaScript yang ada di file itu sendiri, pada awal <head> pertama harus tentukan nama file .js dengan menggunakan contoh kode sebagai berikut:

<script type = "text / javascript" src = "address.js">
</ script>

Script di kepala
Script ini akan dijalankan saat dipanggil (biasanya dalam bentuk fungsi) atau dipanggil berdasarkan trigger pada event tertentu. Menempatkan skrip di kepala akan memastikan skrip dimuat terlebih dahulu sebelum dipanggil.

<html>
<head>
<script type = "text / javascript">
...
</ script>
</ head>
</ html>

Script dalam tubuh
Script ini dijalankan saat halaman dimuat ke bagian <body>. Saat menempatkan skrip di bagian <body> berarti antara konten dan JavaScript dibuat menjadi satu bagian.

<html>
<head>
</ head>
<body>
<script type = "text / javascript">
...
</ script>
</ body>
</ html>
Jumlah JavaScript di <head> dan <body> yang ditempatkan pada dokumen tidak terbatas.

Skrip eksternal
Terkadang seseorang ingin menjalankan JavaScript yang sama berkali-kali di halaman yang berbeda, namun tidak ingin disibukkan dengan keharusan menulis ulang naskah yang diinginkan di setiap halaman.

Kemudian JavaScript bisa dituliskan di file secara eksternal. Jadi, antara dokumen HTML dan JavaScript terpisah, maka file tersebut dipanggil dari dokumen HTML. File JavaScript disimpan dengan ekstensi .js.

Baca juga:
Pengertian HTML dan Fungsinya
Pengertian HTML5 dan Fungsinya

JavaScript: js / xxx.js document.write ("pesan ini muncul saat halaman dimuat");

Untuk menggunakan JavaScript eksternal (.js) atribut "src" digunakan di tag <script> pada halaman HTML-nya.

<html>
<head>
</ head>
<body>
<script src = "xxx.js">
</ script>
<p> Skrip di atas ada di file "xxx.js" (eksternal) </ p>
</ body>
</ html>

Nah itulah Pengertian JavaScript dan Fungsinya yang bisa saya tulis ulang pada artikel ini. semoga bermanfaat!
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Pengertian JavaScript dan Fungsinya

Comments
0 Comments

0 komentar:

Posting Komentar