Bahas Tuntas Teknologi Informasi dan Komunikasi

Rabu, 04 Oktober 2017

Pengertian Token Ring dan Fungsinya

Pengertian Token Ring dan Fungsinya - Token Ring adalah metode akses berbasis jaringan dari teknologi cincin yang awalnya dikembangkan dan diusulkan oleh Olaf Soderblum pada tahun 1969.

Perusahaan IBM kemudian membeli hak cipta gelang tersebut dan mengenakan akses gelang pada produk IBM pada tahun 1984. Unsur kunci dari kepemilikan IBM Desain gelang adalah penggunaan konektor berpemilik milik IBM (proprietary), menggunakan kabel twisted pair, dan memasang hub aktif di dalam jaringan komputer.

Koneksi komputer di ring topologi
Pada tahun 1985, Asosiasi IEEE di Amerika Serikat meratifikasi standar IEEE 802.5 untuk protokol Token Ring, jadi protokol Token Ring menjadi standar internasional.

Awalnya, IBM menjadikan Token Ring sebagai pengganti teknologi Ethernet (IEEE 802.3) yang merupakan teknologi jaringan LAN yang paling populer.

Pengertian Token Ring dan Fungsinya
Pengertian Token Ring dan Fungsinya

Meskipun Token Ring lebih unggul dalam banyak hal, Token Ring kurang diminati mengingat semakin tingginya biaya implementasi dibandingkan Ethernet.

Token Ring adalah arsitektur baseband yang menggunakan sinyal digital. Dengan cara itu, ia menyerupai Ethernet, namun proses komunikasinya sangat berbeda dalam banyak aspek.

Token Ring adalah topologi aktif, karena sebuah sinyal berputar mengelilingi lingkaran ke setiap kartu jaringan, maka akan diperbarui sebelum dikirim.

Sebelum jaringan Token Ring menggunakan token / beat (yaitu tanda khusus) untuk mengontrol akses ke kabel. Token awalnya dihasilkan saat komputer pertama di jaringan muncul secara online.

Token bisa berjalan ke arah ring, tapi hanya dalam satu arah pada satu waktu, konfigurasi hardware menentukan arah perjalanan.

Topologi Token Ring disebut ring star-wired karena tampilan luar dari desain jaringannya adalah sebuah bintang, dengan komputer terhubung ke hub pusat, yang disebut multicave access unit (MSAU).

Namun, di samping perangkat, kabel tersebut membentuk jalur data melingkar, menciptakan Cincin Logis.

Token Ring dinamakan demikian karena topologi logis dan metode kontrol akses media, token cross. Transfer rata-rata untuk Token Ring adalah 4 Mbps atau 16 Mbps.

Token Ring adalah arsitektur yang andal, dan skema token menghilangkan tabrakan data. MSAUS dapat mendeteksi kegagalan kartu jaringan dan secara otomatis melepaskan sambungan dari ring, sehingga memungkinkan token terus berputar-putar ring. Karena itu, jaringan tidak bisa dijatuhkan karena kegagalan satu komputer saja.

Manfaat lainnya adalah kemampuannya untuk mudah dioperasikan dengan PC dan jaringan dengan mudah. Kelemahan utama arsitektur Token Ring adalah biaya yang lebih tinggi bila dibandingkan dengan 10 BaseT atau 100 BaseT atau kecepatan yang relatif lebih rendah. Selain itu jaringan ini sulit diimplementasikan.

Spesifikasi asli dari standar Token Ring adalah kemampuan transmisi data sebesar 4 megabit per detik (4 Mbps), dan kemudian meningkat empat kali lipat, menjadi 16 megabit per detik. Dalam topologi jaringan ring ini, semua node yang terhubung harus beroperasi pada kecepatan yang sama.

Implementasi yang khas adalah menggunakan 4 megabits per second ring sebagai penghubung antara node, sementara 16 megabits per second ring digunakan untuk backbone jaringan.

Beberapa spesifikasi teknis dan standar teknis Token Ring lainnya, seperti enkapsulasi Internet Protocol (IP) dan Address Resolution Protocol (ARP) di Token Ring dijelaskan di RFC 1042.

Dengan Token-Ring, peralatan jaringan terhubung secara fisik di topologi ring dimana data dilewatkan dari perangkat ke perangkat secara berurutan.

Sebuah paket kontrol yang dikenal sebagai token akan berputar dalam jaringan ring ini, dan dapat digunakan untuk transmisi data. Perangkat yang ingin mengirimkan data akan mengambil token, mengisinya dengan data yang akan dikirim dan kemudian token dikembalikan ke ring lagi.

Perangkat penerima / tujuan akan mengambil token, lalu mengosongkan isinya dan akhirnya mengembalikan token ke pengirim lagi. Protokol tersebut dapat mencegah terjadinya tabrakan data (benturan antara transmisi data) dan dapat menghasilkan kinerja yang lebih baik, terutama pada penggunaan bandwidth tinggi.

Ada tiga jenis pengembangan Token Ring dasar: 
Token Ring Full Duplex
diaktifkan Token Ring, dan
100VG-AnyLAN.

Token Ring Full Duplex menggunakan bandwidth dua arah pada jaringan komputer. Switched Token Ring menggunakan switch yang mentransmisikan data antara segmen LAN (tidak dalam satu perangkat LAN). Sementara itu, standar 100VG-AnyLAN dapat mendukung format Ethernet dan Token Ring pada 100 Mbps
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Pengertian Token Ring dan Fungsinya

0 komentar:

Posting Komentar