Bahas Tuntas Teknologi Informasi dan Komunikasi

Jumat, 27 Oktober 2017

Pengertian Transport Layer Jaringan Komputer

Pengertian Transport Layer Jaringan Komputer - Layer pada jaringan komputer tunduk pada apa yang kita ketahui dengan nama layer OSI. layer OSI adalah sistem logis yang terdiri dari 7 layer, yang memiliki peran penting dalam transmisi data dan koneksi jaringan.

Setiap koneksi atau transmisi data harus melewati tujuh layer sehingga bisa ditransmisikan dengan baik dan juga sempurna. (baca juga: model layer OSI dan fungsinya)

Satu Layer layer OSI yang cukup penting keberadaannya adalah Transport Layer, yaitu Layer keempat pada layer OSI. Untuk lebih jelasnya tentang Transport Layer, berikut adalah penjelasan tentang Transport Layer, terutama fungsi dan protokol yang digunakan pada Transport Layer.

Pengertian Transport Layer Jaringan Komputer

Pengertian Transport Layer Jaringan Komputer
Pengertian Transport Layer Jaringan Komputer

Sesuai namanya, Transport Layer dari jaringan komputer adalah Transport Layer. Transport Layer ini dapat menggabungkan beberapa koneksi transport ke jaringan koneksi yang sama. Transport Layer bertanggung jawab untuk mengirimkan data ke proses aplikasi yang sesuai pada komputer host.

Proses pengiriman data yang dilakukan oleh Transport Layer melibatkan statistik data multiplexing dari beberapa proses aplikasi yang berbeda, yaitu dengan membentuk paket data, dan nomor port tujuan pada header setiap paket data yang terdapat pada Transport Layer. Nomor port adalah soket jaringan, yaitu alamat identifikasi proses komunikasi. Pada model OSI, fungsi ini didukung oleh Session Layer.

Fungsi Transport Layer

Ada banyak fungsi utama Transport Layer. Berikut adalah beberapa fungsi utama Transport Layer:

1. Menerima data dari session layer
session layer adalah Layer yang berjalan atau bekerja sebelum memasuki Transport Layer. Setelah data melewati session layer, tugas berikutnya dari Transport Layer adalah untuk menerima segala bentuk data yang telah melewati session layer, untuk kemudian diproses lebih lanjut di Transport Layer.

2. Memecah data menjadi beberapa bagian yang lebih kecil
Data terkadang terlalu besar untuk diteruskan dalam siklus sistem atau jaringan komputer. Oleh karena itu, untuk dapat meneruskan data dengan baik dan baik, diperlukan suatu proses pemecahan data, yang berguna untuk memudahkan proses transmisi data dan mempermudah data untuk melewati Layer lebih lanjut dengan lebih baik, optimal dan efisien.

3. Meneruskan data ke Network Layer
Setelah Transport Layer menerima data dari session layer, Transport Layer akan mengotori data menjadi paket data yang lebih kecil. Setelah data diubah menjadi paket data yang lebih kecil, maka paket data tersebut kemudian ditransmisikan atau diteruskan ke Layer berikutnya, yaitu Network Layer.

Pada saat data paket masuk oak di Network Layer, maka paket data akan diberikan header, sehingga tidak "tersebar" dan bisa disatukan kembali dan terdeteksi kesalahan dan kerusakan pada paket data.

4. Memastikan semua data yang melewatinya bisa sampai di sisi lain dengan tepat
Karena itu adalah Layer yang berfungsi sebagai transport, alias messenger, sudah pasti Transport Layer memiliki fungsi vital dalam membawa atau mengirim paket data.

Transport Layer berperan untuk memastikan bahwa semua data atau paket yang melewati layer Transport Layer ini dapat tiba di sisi lain jaringan dengan benar dan tidak salah arah.

Atau paling tidak, Transport Layer harus memastikan bahwa paket data dapat diteruskan sepenuhnya ke Layer berikutnya, Network Layer.

5. Mengirim segmen dari satu host ke host lainnya
Fungsi selanjutnya dari Transport Layer adalah mengirim segmen atau pecahan data dari satu host ke host lainnya.

6. Memastikan keandalan data
Transport Layer memiliki fungsi sebagai data reliability tester. Dengan demikian, setiap data yang telah melewati Transport Layer harus memiliki realibilitas yang baik, sehingga dapat diteruskan ke layer berikutnya, dan prosa koneksi akan berjalan dengan baik.

7. Mengelola lalu lintas dari jaringan
Transport Layer juga memiliki fungsi lain yang tentu saja tidak kalah pentingnya. Transport Layer bisa membantu mengatur lalu lintas di jaringan, terutama pad dari jaringan yang sangat sibuk dan juga padat.

Hal ini dilakukan oleh Transport Layer untuk mencegah jaringan dari kondisi kemacetan jaringan. Kemacetan jaringan tentunya akan sangat mengganggu kinerja suatu jaringan, dan bisa memperlambat proses transmisi data yang ada.

Artikel terkait:
Pengertian Application Layer
Pengertian Presentation Layer
Network Layer
Pengertian Data Link Layer
Pengertian Physical Layer

Peran penting dari Transport Layer

Selain empat fungsi dasar yang telah disebutkan di atas, Transport Layer itu sendiri memiliki beberapa peran penting yang secara teknis didefinisikan. Ada beberapa peran penting Transport Layer teknis, yaitu:

a. Pengalamatan alamat layanan
Pengalamatan alamat layanan mengacu pada kemampuan Transport Layer untuk menentukan dan menangani pengiriman data tertentu untuk berbagai aplikasi.

Aplikasi yang berbeda tentu saja harus mendapatkan berbagai jenis pesan juga, jadi mereka harus memiliki alamat atau alamat mereka sendiri. Alamat atau alamat ini dikenal sebagai alamat layanan, yang merupakan peran dan tanggung jawab Transport Layer.

b. Segmentasi dan Reassembly
Transport Layer juga memiliki peran penting dalam reassembly dan egmentation. Ini berarti bahwa Transport Layer dapat membagi data menjadi segmen atau paket data, dan sebaliknya, di mana Transport Layer memiliki peran yang juga penting untuk dipasang kembali, atau penyatuan kembali segmen ini menjadi satu data terpadu.

c. Kontrol koneksi
Transport Layer juga memiliki peran penting lainnya sebagai conecctionless atau connection oriented, dan dapat mengontrol jenis koneksi yang akan digunakan dalam proses transmisi data.

d. Kontrol Aliran
Transport Layer juga memiliki peran dan tanggung jawab dalam melakukan proses flow control, atau flow controller. Jadi, Transport Layer bisa mengatur bagaimana aliran terjadi dalam suatu koneksi, terutama dalam hal koneksi tipe end-to end connection.

e. Kontrol kesalahan
Transport Layer juga memiliki fungsi dan tugas teknis dalam mengendalikan error atau error control. Sama seperti flow control, kontrol kesalahan yang dilakukan oleh Transport Layer dilakukan pada koneksi end-to-end.


Protokol Pada Transport Layer

Sesuai dengan nama transport layer, ada protokol yang mengatur kinerja Layer protocol ini. Protokol yang mengatur dan membuat Transport Layer bekerja secara optimal adalah TCP atau Transmission Control Protocol.  Baca juga: Pengertian TCP dan Fungsinya

Protokol ini berguna untuk mengelola proses transmisi yang terjadi pada koneksi atau jaringan, dalam hal ini membantu Transport Layer dalam pengiriman data - data terutama pada koneksi end - untuk mengakhiri koneksi.

Nah itulah Pengertian Transport Layer Jaringan Komputer semoga bermanfaat !
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Pengertian Transport Layer Jaringan Komputer

Comments
0 Comments

0 komentar:

Posting Komentar