Bahas Tuntas Teknologi Informasi dan Komunikasi

Jumat, 03 November 2017

Jenis Jenis Router berdasarkan Mekanisme dan Pengaplikasiannya

Jenis Jenis Router berdasarkan Mekanisme dan Pengaplikasiannya - Tahukah anda, apa itu Router? Mungkin bagi orang IT sudah mengenal istilah router dan tujuannya, tapi untuk awam, Seperti kita ketahui istilah router yang biasanya kita temukan pada sistem jaringan komputer yang berguna untuk terhubung ke jaringan internet.

Jadi apa arti router? Router adalah perangkat jaringan yang digunakan untuk mentransmisikan / mengirimkan paket data dari jaringan internet ke tujuan melalui proses perutean yang biasanya menggunakan dua atau lebih jaringan. Tapi antara router dengan switch itu berbeda loh guys !!!.

Apa bedanya? Perbedaan antara router dan switch adalah router bekerja untuk menghubungkan antara atau lebih jaringan LAN, sedangkan penggunaan switch adalah menghubungkan beberapa perangkat jaringan untuk menghasilkan jaringan LAN itu sendiri.

Baca juga: Pengertian Jaringan LAN serta Kelebihan dan Kekurangan

Selain itu Router juga bisa digunakan untuk menyediakan koneksi ke banyak jaringan kecil pada jaringan yang memiliki ukuran lebih besar, jaringan ini disebut internetwork.

Atau bisa juga berarti perangkat yang bisa membagi jarinyan besar menjadi beberapa subnetwork untuk memperbaiki dan menyederhanakan sistem jaringan. Terkadang perangkat pemiliknya juga digunakan untuk menghubungkan 2 buah jaringan dengan menggunakan media yang berbeda seperti Ethernet to Token Ring.


Jenis Tipe Router Berdasarkan Mekanisme

Jenis Jenis Router berdasarkan Mekanisme dan Pengaplikasiannya
Jenis Jenis Router berdasarkan Mekanisme dan Pengaplikasiannya

Umumnya, perangkat router ini dikategorikan menjadi dua jenis, yaitu router statis dan dynamic routers.

1. Router statis
Router statis atau router statis adalah router yang memiliki tabel routing statis dengan pengaturan manual di sisi administrator jaringan.

Kelebihan Menggunakan Router Statis
Kelebihan penggunaan router statis adalah adanya administrator, dimana administrator bisa memilih router yang bisa dilalui dan tidak bisa dilewati. Hal ini membuat proses routing dieksekusi oleh administrator
Proses perutean bisa dilakukan dengan cepat dan mudah, maka bisa dilakukan kapan saja, tanpa kondisi tertentu
Menggunakan tabel routing pada router statis membuat administrator mudah dalam perutean.

Pengguna atau pengguna dapat meminta atau meminta akses ke perutean dari administrator, sehingga tidak bergantung pada proses perutean.

Kekurangan Menggunakan Router Statis
Administrator harus memahami sistem dan juga perintah / perintah terhadap tabel routing
Harus menjadi pakar jaringan yang sudah memiliki banyak pengalaman di bidang routing sehingga static routing bisa bekerja maksimal

Kemampuan administrator untuk membuat tabel routing baru diperlukan, terutama bila harus menghapus atau menambahkan jalur routing.

Tidak ada dukungan dalam jaringan yang sibuk, luas dan banyak digunakan oleh Pengguna atau pengguna.

2. Router dinamis
Router dinamis atau router dinamis adalah router yang memiliki tabel routing dinamis yang dilakukan dengan membaca lalu lintas jaringan dan dapat saling berhubungan dengan beberapa router lainnya.

Kelebihan Menggunakan Router Dinamis
Praktis dan lebih efisien karena dynamic router bisa bekerja secara otomatis
Pekerjaan administrator lebih ringan dan mudah, dan administrator tidak harus memahami pembuatan tabel routing.
Sangat mendukung digunakan untuk kebutukan jaringan besar, luas dan sibuk.

Kekurangan Menggunakan Dimanis Router
Router dinamis bekerja secara otomatis, ini membuat kita tidak dapat mengendalikan kemana jaringan akan pergi.

3. Router Nirkabel
Router Wireles tidak berjalan berdasarkan router statis atau router dinamis. Router nirkabel berjalan tanpa kabel dan bergantung pada koneksi nirkabel yang menggunakan antena udara. Penerapan wireless router di zaman modern sangat banyak karena memberikan kemudahan penggunaan.

Kelebihan Menggunakan Wireless Router
Ini bisa berjalan sangat baik seperti router statis dan juga router dinamis
Tidak memerlukan kabel, jadi instalasi mudah
Bisa dibuat Access Point, sehingga lebih mudah terhubung dengan laptop, notebook, smartphone dan perangkat komputer atau perangkat lain yang memiliki fitur wifi.
Bisa dipasang dimana saja
Cukup 1 modem untuk beberapa pengguna komputer


Jenis Router Berdasarkan Pengaplikasiannya

Terlepas dari mekanismenya, jenis router terbagi menjadi 3 lapisan lainnya, berdasarkan aplikasinya. Mari kita lihat apa tiga pengaturan itu.

1. PC Router
Router PC adalah Sistem Operasi yang memiliki fasilitas share yang bisa membagi IP Address. Router PC adalah sejenis router yang berasal dari komputer tempat komputer dibuat sedemikian rupa sehingga bisa berfungsi sebagai router. Dalam pembuatannya, komputer tidak harus memiliki spesifikasi yang tinggi.

Spesifikasi komputer minimum untuk router PC ini adalah pentium II dengan harddisk 10 GB dan 64 RAM. Spesifikasi seperti ini sudah bisa digunakan sebagai router melalui proses instalasi sistem operasi khusus. Jenis router PC ini sering digunakan pada operasi Mikrotik.

2. Router Hardware
Hardware Router adalah sistem perangkat yang bisa digunakan serta menggunakan router asli, dimana hardware atau hardware sedang melakukan hal yang sama seperti router seperti sharing, transmitting, dan sharing IP Address.

3. Router Aplikasi 
Application Router adalah jenis jenis router yang terdapat pada aplikasi yang bisa dipasang di Sistem Operasi sehingga Sistem Operasi akan memiliki kemampuan seperti router, termasuk SpyGate WinProxy, WinRoute, dan WinGate.

Baca juga: Pengertian Router dan Fungsinya

Berdasarkan mekanisme transmisi atau transmisi data, perutean dibagi menjadi dua jenis router yakni direct dan indirect routing. Perbedaannya adalah Direct Routing adalah jenis routing yang digunakan untuk mentransmisikan data dari satu router over IP. Artinya transmisi data bisa dilakukan melalui alamat IP8 tanpa harus melalui host.

Routing Tidak Langsung, hal lain dengan jenis routing dimana transmisi data yang ditransmisikan harus melewati host lain terlebih dahulu sebelum sampai ke tujuan.

C. Bagaimana Router bekerja
Pada umumnya router bekerja untuk membuat jalur atau jalur informasi.

Jadi ketika router melakukan proses routing, perangkat ini mengetahui dimana jalur informasi akan dibagi, baik untuk satu jaringan yang berada dalam jaringan yang sama atau berada dalam jaringan yang berbeda.

Jika informasinya dialamatkan ke jaringan lain maka router akan meneruskannya ke jaringan. Sebaliknya, jika informasi ditujukan untuk jaringan yang sama dalam satu jaringan maka router akan memblokir informasi dari jalurnya.
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Jenis Jenis Router berdasarkan Mekanisme dan Pengaplikasiannya

Comments
0 Comments

0 komentar:

Posting Komentar