Bahas Tuntas Teknologi Informasi dan Komunikasi

Rabu, 01 November 2017

Pengertian IP Address dan Fungsinya

Pengertian IP Address dan Fungsinya - IP Address adalah serangkaian bilangan biner yang menjadi 'alamat' identifikasi perangkat seperti komputer, printer, router, modem, dll pada jaringan komputer.

Namun dalam implementasinya, IP Address tidak ditulis dengan bilangan biner namun ditulis dengan angka desimal, ini mungkin dimaksudkan agar lebih mudah dalam penulisannya. Alamat IP terdiri dari Network ID dan Host ID yang bervariasi tergantung kelas IP Address.

Oleh karena itu, IP Address adalah alamat suatu perangkat pada jaringan, maka dalam penggunaannya, setiap perangkat pada jaringan komputer harus memiliki IP Address yang unik atau berbeda dari perangkat lain di jaringan, sehingga perangkat bisa saling terhubung satu sama lain.

Pengertian IP Address dan Fungsinya
Pengertian IP Address dan Fungsinya


Fungsi IP Address

Fungsi utama IP Address dalam jaringan komputer adalah sebagai identitas perangkat yang terhubung ke jaringan komputer. Jika kita meng analogi fungsi ini dalam kehidupan nyata, Alamat IP ini adalah 'nomor rumah' di wilayah tertentu.

Apa fungsi nomor rumah? tentu saja sebagai pembedaan antara satu rumah dengan rumah lain. Apa yang mungkin terjadi jika sebuah rumah memiliki nomor rumah yang sama dengan rumah lain, yang masih berada di tempat yang sama, atau apakah bahkan memiliki nomor rumah? Bisa terjadi 'kebingungan' pada orang yang akan mengunjungi rumah kan? Hasilnya mungkin orang itu 'tersesat'.

Baca juga: Cara Cek IP Address PC

Begitu juga dengan konsep jaringan komputer, setiap perangkat yang ada di jaringan komputer harus memiliki identitas bernama IP Address, identitas tentunya harus unik atau berbeda dari perangkat lain, sehingga transmisi data pada jaringan komputer bisa berjalan dengan baik dan tidak 'menyimpang'.

Format Penulisan IP Address
Alamat IP terdiri dari 32 bit bilangan biner yang dibagi menjadi 4 oktet, sehingga oktet terdiri dari 8 bit biner grinding, masing-masing oktet dipisahkan oleh titik (.).

Namun, menulis IP Address pada perangkat pada jaringan komputer tidak menggunakan bilangan biner namun menggunakan angka desimal, sehingga memudahkan penulisannya.

Untuk lebih memahami format penulisan IP Address, mohon perhatikan contoh IP Version 4 dibawah ini:

Menulis dalam desimal:
192.168.0.1
Menulis dalam format biner nyata:
11000000.10101000.00000000.00000001

Dilihat dari contoh di atas, menulis dalam desimal lebih mudah dan lebih sederhana daripada jika kita harus menulis format IP dalam bentuk biner.

IP ADDRESS CLASS DIVISI
Sebelum membahas kelas Alamat IP, ada dua istilah yang sering dipanggil dan Anda perlu mengetahui ID Jaringan dan ID Host. Network ID adalah alamat jaringan komputer itu sendiri sedangkan Host ID adalah alamat perangkat, misal komputer, pada jaringan komputer.

Alamat IP dibagi menjadi 5 kelas, yaitu kelas A, B, C, D dan E. Berikut penjelasannya:

1. IP Address Kelas A
Alamat IP kelas A adalah kelas IP Address yang ditujukan untuk jaringan komputer yang memiliki jumlah host sangat banyak. Kisaran oktet atau jangkauan pertama untuk kelas Alamat IP A adalah antara 1-126. Kelas Alamat IP A memiliki 8 bit biner untuk ID Jaringannya, dan binari 24 bit yang tersisa adalah Host ID-nya.

Untuk lebih jelasnya, catat karakteristik dari Class A IP Address berikut ini:
Oktet pertama di isi angka antara 1-126
Jumlah Network ID sebanyak 126
Jumlah Host ID 16 juta-an pada setiap Network ID
1 bit biner adalah PASTI 0
Subnet Mask default dari Class A IP Address adalah 255.0.0.0

Contoh Kelas A Alamat IP: 10.100.85.2
ID Jaringan IP adalah 10 dan Host ID adalah 100.85.2

2. IP Address Kelas B
Alamat IP kelas B adalah kelas Alamat IP yang ditujukan untuk jaringan komputer menengah ke besar. Kisaran oktet atau jangkauan pertama untuk alamat IP Kelas B adalah antara 128-191. Alamat IP Kelas C memiliki 16 bit biner untuk ID Jaringannya, dan 16 bit sisanya adalah Host ID-nya.

Untuk lebih jelasnya, catat karakteristik dari Class B IP Address berikut ini:
Oktet pertama di isi angka antara 128-191
Jumlah ID Jaringan 16.384
Jumlah Host ID di atas 65K pada setiap Network ID
Dua bit biner pertama PASTIKAN 10
Subnet Mask default dari Class B IP Address adalah 255.255.0.0

Contoh Alamat IP Kelas B: 167.64.77.2
ID Jaringan IP tersebut adalah 167,77 dan Host ID 77.2

3. IP Address Kelas C
IP Address kelas C merupakan kelas IP Address yang ditujukan untuk jaringan komputer dengan jumlah host yang sedikit. Range atau rentang oktet pertama untuk IP Address kelas C adalah antara 192-223.

IP Address kelas C memiliki 24 bit biner untuk Network ID nya , dan 8 bit biner sisanya merupakan Host ID nya.

Untuk lebih jelas nya, perhatikan karakteristik dari IP Address Kelas C berikut :
Oktet pertama di isi angka antara 192-223
Jumlah Network ID sebanyak 2.097.152
Jumlah Host ID sebanyak 254
3 bit biner pertama PASTI bernilai 110
Subnet Mask default dari IP Address Kelas C adalah 255.255.255.0

Contoh IP Address Kelas C : 220.168.100.1
Network ID dari IP tersebut adalah 220.168.100 dan Host ID nya adalah 1

4. IP Address Kelas D 
IP Address Kelas D merupakan kelas IP Address yang digunakan untuk keperluan multicast dari suatu jaringan komputer, multicast itu sendiri artinya pemakaian suatu aplikasi secara bersama-sama oleh beberapa komputer.

Dalam IP Address Kelas D tidak ada yang namanya Network ID dan Host ID. Range atau rentang oktet pertama untuk IP Address kelas D adalah antara 224-247. 4 bit biner pertama PASTI bernilai 1110 .

Contoh IP Address Kelas D : 224.224.224.224
Tidak ada yang disebut Network ID maupun Host ID

5. IP Address Kelas E
IP Address Kelas E adalah kelas IP Address yang ditujukan untuk keperluan eksperimental, dengan kata lain IP Address Kelas E ini tidak bisa dipakai untuk keperluan umum. Range atau rentang oktet pertama untuk IP Address kelas E adalah antara 248-254. 4 bit biner pertama PASTI bernilai 1111 .
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Pengertian IP Address dan Fungsinya

Comments
0 Comments

0 komentar:

Posting Komentar