Bahas Tuntas Teknologi Informasi dan Komunikasi

Minggu, 03 Desember 2017

Cara Cek Power Supply Tanpa Motherboard

Cara Cek Power Supply Tanpa Motherboard - Power supply adalah salah satu komponen pada komputer yang sangat vital. Pasalnya, karena fungsi power supply pada komputer ini untuk memasok tenaga ke semua komponen komputer lainnya, seperti hard disk, DVD Drive, motherboard, dan lain-lain.

Power supply ini akan membagi tegangan input dari PLN agar disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing komponen pada komputer.

Artinya, tegangan masukan PLN adalah 220 Volt AC. Nah, komponen di komputer hanya membutuhkan voltase 12 Volt. Nah, tugas power supply adalah menyesuaikan voltase masukan PLN agar menjadi sumber tegangan untuk komponennya.

Mengingat fungsi vital power supply, maka komponen ini perlu mengecek fungsinya. Apalagi jika sewaktu-waktu, ternyata power supply di komputer Anda pun bermasalah. Anda perlu tahu bagaimana cara memeriksa power supply di komputer Anda.

Sebenarnya, power supply akan menyala otomatis saat diberi perintah oleh pengguna melalui sistem operasi untuk menyala. Perintah dari sistem operasi kemudian akan diproses oleh motherboard agar bisa dieksekusi oleh power supply.

baca juga: 20 komponen motherboard

Namun, akan menjadi masalah jika bila power supply bermasalah, komputer Anda tidak bisa menampilkan sistem operasi.

Karena itu, Anda harus bisa mengetahui bagaimana cara mengecek power supply tanpa motherboard. Tenang saja, pada kesempatan ini, kita akan membahas tentang bagaimana cara mengecek power supply tanpa motherboard. Ini berlaku untuk semua jenis power supply, baik AT, ATX, dan BTX.

Baca juga: Pengertian Motherboard dan Fungsinya

Karena itu, pastikan Anda tahu dulu jenis power supply dan fungsinya. Baiklah, begini caranya:

1. Siapkan power supply untuk diperiksa
Cara Cek Power Supply Tanpa Motherboard
Cara Cek Power Supply Tanpa Motherboard

Tentunya, pertama-tama Anda harus menyiapkan power supply yang akan diperiksa. Siapkan power supply dari komputer Anda atau pasangan Anda yang bermasalah. Jangan mengambil power supply komputer orang lain tanpa izin dengan baik hehehe

Lepaskan power supply untuk diperiksa dari komputer. Karena Anda akan memeriksa power supply tanpa motherboard, lepaskan semua kabel output dari power supply ke semua komponen komputer.

2. Siapkan klip kertas
Langkah selanjutnya adalah menyiapkan penjepit kertas. Mencari apa Nantinya Anda akan tahu di langkah selanjutnya. Begitu Anda menemukan klip kertas, Anda menekuk klip kertas sampai menjadi lurus (tidak lagi ada klip kertas). Jika bisa, klip kertas jangan terlalu besar. Jadi Anda tidak kesulitan saat membungkuk.

3. Cari kabel hijau dan hitam
Cara mengecek power supply tanpa motherboard berikutnya adalah mencari kabel hijau dan hitam pada kabel power supply output. Kabel hijau ini adalah kabel PS On (Power Supply On) yang akan memberi tahu motherboard bahwa power supply dihidupkan. Sedangkan kabel hitam adalah kabel ground. Lalu apa kedua kabel ini? Simak langkah selanjutnya.

4. Sambungkan dengan klip kertas
Nah, jika Anda melihat hubungan antara klip kertas yang diluruskan dengan kabel hijau dan hitam, Anda mungkin akan mengerti apa yang akan Anda lakukan selanjutnya. Yup, Anda menghubungkan kabel hijau dan hitam dengan klip kertas yang Anda siapkan.

Mengapa kedua kabel ini terhubung? Karena asas kerja saat dihubungkan dengan motherboard, power supply akan aktif jika aliran listrik dari PS terhubung ke ground. Fungsi clip kertas pada langkah ini adalah sebagai kabel jumper untuk mengganti koneksi antara kabel hijau dan hitam pada motherboard.

5. Sambungkan kabel daya ke stopkontak
Tak cukup hanya untuk menghubungkan dua kabel saja, maka Anda menghubungkan power supply ke stopkontak yang digerakkan oleh listrik PLN.

Jika Anda menghubungkan power supply ke stopkontak listrik yang tidak ada listriknya, sampai Lebaran Kuda tetap, power supply Anda tidak bisa diperiksa karena listriknya tidak panas hehehehe.

Sekarang langkah terpenting bagaimana cara mengecek catu daya tanpa motherboard, yang mengecek kipas pada power supply. Jika kipas angin berputar, berarti power supply masih hidup.

Jika tidak berputar, ada dua kemungkinan penyebabnya, jika tidak untuk soket yang Anda hubungkan ke catu daya tidak didukung oleh listrik, bisa jadi power supply bermasalah.

Namun, menyalakan kipas catu daya tidak berarti catu daya masih bagus. Jika Anda memiliki kasus di mana kipas catu daya berputar tapi komputer Anda tidak menyala, berarti catu daya mengalami arus atau daya turun. Artinya, arus listrik yang mengalir dari catu daya ke komputer Anda tidak cukup membuat komponen pada komputer Anda bekerja.

Jadi saat catu daya terhubung ke motherboard dan bebannya bertambah dengan komponen komputer lain seperti hard disk, DVD Drive, dan lain-lain, komputer tetap tidak menyala meski kondisi kipasnya masih berputar. Biasa, kondisi ini disebut kondisi "catu daya nge-drop". Inilah salah satu tanda power supply komputer yang rusak.

Berikut adalah beberapa tanda power supply komputer yang telah turun:
Komputer sering hang. 
Pernah mengalami saat komputer Anda tiba-tiba hang saat sistem operasi Anda saat digunakan tidak digunakan untuk aktivitas berat? Bisa jadi, salah satu penyebabnya karena power supply komputer Anda tidak cukup kuat untuk mengalirkan arus cukup ke semua komponen di komputer Anda.

Port USB menjadi tidak fungsional. Jangan salah sangka, port USB yang Anda gunakan sering juga menggunakan tenaga listrik. Demikian juga perangkat USB yang Anda hubungkan. Jadi, jika Anda mengalaminya saat perangkat USB Anda tidak berfungsi meski terhubung melalui port USB, bisa jadi salah satu penyebabnya adalah catu daya turun.

Komputer sering restart sendiri. Jika Anda mengalami masalah ini, maka power supply komputer Anda tidak mampu mengalirkan arus listrik ke motherboard komputer Anda. Jika arus listrik yang dipasok dari catu daya tidak cukup, maka motherboard anda tidak bisa beroperasi dengan baik. Dengan demikian, motherboard akan restart agar bisa mendapatkan arus listrik yang optimal dari catu daya.

Komputer menyala dan sistem operasi muncul di layar, namun hard drive tidak terdeteksi di BIOS. Jika Anda mengalami masalah ini, maka catu daya komputer Anda tidak dapat mengalirkan arus yang cukup ke hard disk Anda.

Jika hard disk tidak didukung oleh arus listrik yang optimal, maka hard disk komputer Anda akan berputar perlahan dan data yang tersimpan di dalamnya tidak bisa dibaca oleh motherboard. Jadi, catu daya drop bisa menjadi salah satu penyebab kerusakan hard disk.

7. Periksa Advanced dengan Multimeter
Setelah Anda tahu bahwa catu daya Anda diindikasikan untuk menjatuhkan aliran listrik, maka Anda menyambungkan kembali catu daya ke komputer dan memasang kabelnya.

Kemudian, Anda memeriksa voltase dan arus yang mengalir dari catu daya ke semua komponen pada komputer menggunakan multimeter. Ukur voltase dan arus yang mengalir. Nah, ada hal yang harus dicari saat mengukur menggunakan multimeter.

Jika Anda ingin mengukur voltase, hubungkan dua probe multimeter secara paralel dengan koneksi yang ingin Anda periksa. Jika Anda ingin mengukur arus, hubungkan kedua probe multimeter secara seri ke sambungan yang ingin Anda periksa (koneksi sebelumnya harus berada di sirkuit terbuka)

Setelah diperiksa dan Anda sudah tahu komponen yang rusak, langkah selanjutnya adalah melakukan cara memperbaiki catu daya
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Cara Cek Power Supply Tanpa Motherboard

Comments
0 Comments

0 komentar:

Posting Komentar