Bahas Tuntas Teknologi Informasi dan Komunikasi

Minggu, 03 Desember 2017

Inilah Cara Setting Virtual Box Dengan Benar

Inilah Cara Setting Virtual Box Dengan Benar - Bagi Anda yang sudah familiar dengan dunia komputasi virtual, tentunya aplikasi Virtual Box merupakan salah satu aplikasi pilihan untuk digunakan dengan berbagai kelebihan dan kekurangan VirtualBox.

Dengan menggunakan Virtual Box, kita bisa menjalankan sistem operasi hampir di atas sistem operasi lain.

Misalnya, Anda bisa menjalankan GNU / Linux di atas sistem operasi Windows, dan sebaliknya. Dengan demikian kita bisa melakukan berbagai aktivitas penting seperti mencoba bagaimana aplikasi berjalan yang telah kita buat pada sistem operasi tertentu tanpa terlebih dahulu harus menginstal sistem operasi.

Agar bisa menjalankan Virtual Box dengan cara yang benar, tentunya Anda harus tahu cara setting Virtual Box. Dengan mengetahui cara mengatur Kotak Virtual yang tepat sesuai kebutuhan anda, maka anda bia menggunakan Virtual Box dengan baik.

Baca juga: Pengertian Virtual Box beserta Kelebihan dan Kekurangannya

Dengan demikian, Anda tidak akan membuang banyak waktu dan sumber daya yang menjalankan Virtual Box untuk melakukan pekerjaan sia-sia atau membuang banyak tenaga komputer yang Anda inginkan.

Berikut adalah beberapa cara dasar untuk menyiapkan Virtual Box di komputer Anda untuk memenuhi berbagai kebutuhan komputasi virtual yang Anda miliki.

1. Menginstall Kotak Virtual
Langkah pertama dalam setting Virtual Box tentu saja adalah untuk memastikan aplikasi ini telah terinstall di komputer anda. Cara install VirtualBox sebenarnya cukup mudah. Untuk menginstal Virtual Box atau VirtualBox, Anda bisa mendownloadnya terlebih dahulu dari situs web yang bisa Anda temukan dengan mudah melalui pencarian Google.

Inilah Cara Setting Virtual Box Dengan Benar
Inilah Cara Setting Virtual Box Dengan Benar


Agar bisa memasang aplikasi yang satu ini, Anda harus mendownload versi Virtual Box yang sesuai dengan jenis sistem operasi yang Anda miliki.

Misalkan Anda memiliki sistem operasi Linux Mint dengan arsitektur 64-bit, maka Anda perlu mendownload paket debian tipe instalasi untuk sistem operasi tipe 64-bit. Begitu pula jika Anda menjalankan sistem operasi Windows 7 atau Windows 10 dan versi Windows lainnya.

Baca juga: Perkembangan Sistem Operasi Windows

Untuk menginstal Virtual Box cukup sederhana, yaitu menjalankan file penginstalan yang telah anda download dan ikuti petunjuk yang ada dalam program instalasi.

Setelah itu kamu bisa menjalankan Virtual Box. Setelah instalasi selesai anda bisa mulai mengatur atau menyetel Kotak Virtual yang anda miliki.

2. Menyiapkan sistem operasi yang ingin Anda jalankan di Virtual Box
Untuk mengatur atau menyiapkan Kotak Virtual untuk pertama kalinya, Anda harus memutuskan sebelumnya jenis sistem operasi yang ingin Anda jalankan dengan VirtualBox.

Setelah Anda memutuskan untuk memilih sistem operasi apa yang ingin Anda jalankan di VirtualBox, langkah selanjutnya adalah menyiapkan file instalasi mentah dari sistem operasi.

File instalasi yang dibutuhkan untuk menginstal sistem operasi di atas VirtualBox dapat berbentuk file iso .iso atau file instalasi mentah lainnya.

VirtualBox akan membantu Anda dalam menentukan atau memilih file instalasi mentah yang akan Anda gunakan untuk menginstal sistem operasi Anda.

Bahkan, Anda juga bisa memasangnya menggunakan CD atau USB flashdisk yang berisi raw installation dari sistem operasi yang ingin Anda jalankan di VirtualBox.

Jangan lupa untuk belajar tentang berbagai jenis sistem operasi yang ingin Anda jalankan, untuk memastikan bahwa persyaratan minimum mereka dapat dipenuhi oleh komputer Anda. Misalnya belajar jenis Debian Linux, kelebihan dan kekurangan Windows XP, dan berbagai jenis sistem operasi lainnya.

3. Buat sebuah proyek baru
Setelah Anda memutuskan dan menyiapkan file instalasi sistem operasi yang ingin Anda jalankan di VirtualBox, langkah selanjutnya adalah membuka VirtualBox baik melalui ikon shortcut atau melalui menu start yang terdapat pada sistem operasi Anda.

Setelah Anda membuka VirtualBox, akan muncul jendela VirtualBox awal di mana Anda memulai semua aktivitas virtual di masa depan.

Di jendela yang terbuka, jika Anda memulai sebuah proyek baru, maka Anda perlu membuat proyek baru dengan memilih ikon baru. Setelah itu akan muncul jendela baru yang berisi rincian proyek baru yang akan anda buat.

4. Memilih sistem operasi
Di jendela pembuatan proyek baru yang muncul setelah Anda mengklik ikon Baru, akan ada pilihan sistem operasi yang akan dijalankan di VirtualBox. Ada banyak sistem operasi yang bisa Anda pilih dari Windows XP, GNU / Linux, dan berbagai sistem operasi lain yang bisa Anda lihat secara detail.

Jangan lupa sesuaikan pilihan sistem operasi di jendela yang muncul dengan sistem operasi sebenarnya yang ingin Anda instal ya. Jangan lupa beri nama proyek atau sistem virtual baru Anda dengan nama tertentu yang memungkinkan Anda mengingat proyek berisi dengan sistem operasi apa.

Tetapkan ukuran RAM
Setelah Anda memilih sistem operasi mana yang akan Anda jalankan pada sistem VirtualBox, maka pada menu creation project berikutnya akan muncul pilihan untuk mengatur RAM dan beberapa setting lainnya.

Anda bisa menyesuaikan atau menyesuaikan jumlah RAM yang akan digunakan untuk menjalankan sistem operasi yang akan Anda instal di VirtualBox. Biasanya untuk GNU / Linux, RAM 1 GB adalah jumlah yang cukup, sedangkan Windows berkisar antara 2 GB.

Baca juga: 10 Penyebab RAM Cepat Panuh
Pengertian RAM dan Fungsinya
Perbedaan RAM dan ROM
Cara Menambah RAM Menggunakan Flashdisk

Semakin besar RAM tentunya juga akan membuat sistem operasi yang Anda instal di VirtualBox memiliki banyak sumber daya, namun juga akan mengakibatkan penggunaan RAM yang besar untuk menjalankan proyek.

6. Siapkan penggunaan hard disk
Setelah mengatur penggunaan RAM, maka menu selanjutnya akan menampilkan setting berkenaan dengan harddisk yang akan digunakan oleh sistem operasi virtual yang akan anda instal di VirtualBox. Anda bisa memilih dari file hard disk Virtual Box yang sebelumnya Anda buat, atau jika tidak ada, Anda juga bisa membuat sendiri.

File harddisk Virtual Box akan dibuat dan tentu saja mengisi ruang kosong harddisk anda. Karena itu, tentukan dengan bijak ya, berapa hardisk yang akan anda berikan untuk sistem operasi virtual yang akan anda jalankan di Virtual Box.

Baca juga:
20 Cara Mengecek Harddisk Rusak
5 Tips Memilih Harddisk Eksternal

7. Tetapkan ukuran penggunaan RAM dan fitur kartu grafis
Pada menu pengaturan berikutnya, Anda juga bisa mengatur penggunaan RAM maksimal dan menggunakan fitur kartu grafis yang tersedia secara default dan bisa digunakan oleh aplikasi VirtualBox.

Dengan pengaturan ini Anda dapat memastikan bahwa VirtualBox dapat menjalankan sistem operasi sesuai dengan keinginan Anda dan sesuai dengan kebutuhan paling minimal untuk dapat menjalankan sistem operasi.

Itulah cara setting Virtual Box yang bisa Anda terapkan secara mandiri. Tentunya pengaturan yang paling optimal bisa berbeda tergantung kebutuhan anda dalam menjalankan sistem operasi di atas Virtual Box. Untuk menemukan setting terbaik, Anda bisa melakukannya dengan menjalankan berbagai percobaan.

Jika ingin menjalankan sistem operasi Android secara virually, Anda bisa mencoba aplikasi Android emulator terbaik sebagai alternatif aplikasi VirtualBox.
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Inilah Cara Setting Virtual Box Dengan Benar

Comments
0 Comments

0 komentar:

Posting Komentar