Bahas Tuntas Teknologi Informasi dan Komunikasi

Jumat, 10 Agustus 2018

10 Cara Ampuh Mendeteksi Malware di Laptop

10 Cara Ampuh Mendeteksi Malware di Laptop - Virus komputer adalah salah satu bahaya yang bisa mengancam pengoperasian komputer atau laptop, karena bisa mengganggu sistem yang berdampak bahkan bisa menyebabkan kerusakan pada komputer atau laptop. 

Umumnya, virus merusak dan mencuri data, yang harus sama-sama merugikan korban. Ada banyak jenis virus komputer yang sedang berkembang saat ini, seperti malware, spyware, trojan, dan lain-lain.

Artikel saya kali ini akan mengulas lebih banyak detail terkait malware. Uh, apa sih itu malware? Perangkat lunak jahat adalah program yang sengaja dibuat untuk menghancurkan, menggandakan, mencuri, menghapus, menyembunyikan, dan mengubah data. 

Tidak hanya itu terkadang malware sering membutuhkan banyak tenaga pada baterai laptop dan sumber daya lainnya di komputer / laptop. Dengan demikian, malware bisa menyebabkan komputer atau laptop sering bermasalah, hang, dan sebagainya. Bahkan, beberapa virus komputer paling mematikan di dunia saat ini adalah malware.

Perangkat lunak perusak akan menjadi lebih berbahaya jika malware disisipkan dan menyebar ke program lain. Jenis malware yang menyerang pengguna komputer dan laptop sekarang memiliki kemampuan ini. Jadi program lain akan terkena malware dan malware semakin menyebar di komputer dan laptop Anda. Jika demikian, Anda sebagai pengguna harus melakukan tindakan untuk menghentikan penyebarannya.

Bicara soal malware, pastinya kalian semua tidak mau dong komputer atau laptop yang terinfeksi. Nah, pada kesempatan ini, kami akan mengulas bagaimana cara mendeteksi malware di laptop. Mengapa hanya sebuah laptop? Pasalnya laptop memiliki spesifikasi yang cukup terbatas. 

Sumber daya berasal dari baterai, maka komponen di dalam laptop tidak bisa dimodifikasi seperti komputer PC. Hal ini membuat laptop rentan terhadap kerusakan jika sewaktu-waktu rusak akibat virus malware. Oke, kami memulai review dengan baik.


Sebelum Anda mulai mengidentifikasi, cobalah memeriksa laptop Anda terlebih dahulu. Jika di laptop Anda ada tanda atau gejala aneh berikut, kemungkinan besar laptop Anda telah terinfeksi oleh virus:

  • Informasi aneh atau gambar tiba-tiba muncul di layar laptop saat digunakan.
  • Baki CD atau DVD tanpa alasan (kirimi e-mail sendiri tanpa diminta)
  • Perangkat lunak secara otomatis berjalan sendiri. (Ihhhh seremmmm)
  • Ada software yang mencoba mengakses internet tanpa alasan yang jelas. Jika diizinkan, kuota internet Anda tiba-tiba berkurang drastis.
  • OS di laptop sering macet atau macet.
  • Tidak bisa masuk OS atau tidak bisa membuka software tertentu.
  • Perangkat lunak berjalan sangat lambat atau berjalan lebih lambat dari biasanya.
  • Ada satu atau lebih file / folder yang hilang atau isinya dimodifikasi secara tidak terduga.
  • Lampu indikator LED hard disk berkedip terus menerus (non stop) dan cepat.
  • Laptop sering mati sendiri tiba-tiba.


Satu atau lebih tanda di atas yang terjadi di laptop Anda? Apakah kamu masih belum yakin? Nah, baru sekarang kami menyediakan cara untuk mendeteksi adanya malware di laptop anda. Mari baca:

  • Cobalah untuk mengidentifikasi apakah laptop Anda tiba-tiba terasa lambat saat sedang digunakan dalam pekerjaan. Jika OS di laptop Anda terasa begitu berat, bahkan sangat lambat untuk menjalankan software secara mendadak, maka kemungkinan laptop Anda telah terinfeksi malware.
  • Cari tahu apakah ada toolbar atau plugin pada browser yang mencurigakan. Jika Anda menemukan toolbar atau plugin di browser yang Anda sendiri tidak pernah terinstal, kemungkinan hal ini mengindikasikan adanya malware di laptop Anda.
  • Kecepatan internet juga bisa berkurang, jika sistem laptop sudah terinfeksi malware. Ga percaya? Cobalah mengakses situs ringan, seperti Google misalnya. Jika ingin tahu, coba periksa pengaturan beranda Anda di browser Anda. Apakah sudah berubah atau tidak? Jika sudah diganti tanpa sepengetahuan Anda, ada indikasi bahwa laptop Anda memiliki fitur browser virus malware, yang dipasang diam saat Anda mengakses internet.
  • Jika Anda baru saja menginstal perangkat lunak di laptop Anda, pastikan tidak ada perangkat lunak lain yang terpasang tanpa sepengetahuan Anda. Malware juga sering disisipkan di program lain.
  • Jika sistem laptop sudah kelebihan beban karena malware, laptop Anda bisa mengalami "freeze" dan bahkan bisa menutup telepon. Jika saat menjalankan perangkat lunak, laptop Anda butuh waktu lama, bisa jadi laptop Anda sudah terinfeksi virus malware.
  • Coba buka Task Manager. Caranya, tekan Ctrl + Alt + Del pada keyboard, lalu pilih "Start Task Manager". Kemudian, pantau penggunaan RAM untuk semua perangkat lunak yang berjalan di laptop Anda. Jika Anda menemukan perangkat lunak yang mencurigakan, dengan penggunaan sumber daya RAM yang berlebihan, ini juga merupakan tanda malware di laptop Anda. Perangkat lunak perusak biasanya memakan banyak memori (RAM) saat berjalan diam di dalam sistem laptop Anda. Hal ini dapat menyebabkan laptop berjalan lambat dan perangkat lunak lainnya akan terasa lama saat dieksekusi.
  • Instal perangkat lunak untuk mendeteksi malware di laptop. Salah satu software yang kami rekomendasikan adalah Rook Security. Perangkat lunak ini sendiri mudah digunakan. Setelah perangkat lunak diunduh, Anda cukup mengekstrak isi file zip ke laptop Anda. Kemudian, buka folder RookMilano dan klik dua kali pada file milano.exe untuk memulai perangkat lunak. Sama seperti antivirus lainnya, Anda bisa melakukan quick scan atau scan penuh di laptop Anda untuk mendeteksi adanya malware di laptop Anda.
  • Periksa situs yang terkena dampak malware. Yup, tidak selalu halaman situs yang anda buka di internet aman. Oleh karena itu, Anda harus memeriksa situs yang Anda akses sebelum terkena malware yang tersembunyi di dalam situs. Caranya, Anda mengunjungi situs penyedia alat cek virus / malware di blog dan website di www.urlvoid.com. Setelah situs terbuka, masukkan URL blog atau situs yang ingin Anda periksa dan klik "Kirim". Lihat hasil yang muncul setelahnya. Jika terlihat hijau, berarti situs atau blog aman dari malware.
  • Kunjungi SARC.COM. Di situs ini, Anda dapat mencari rujukan antivirus terbaik dan mengikuti saran mereka tentang cara mencegah komputer terkena virus, malware, atau spyware. Selain itu, Anda juga bisa menemukan tip tentang cara menghapus malware secara manual di situs ini.
  • Gunakan Safe Mode. Caranya, restart laptop anda. Kemudian saat reboot laptop Anda, tekan F8 beberapa kali sampai Anda melihat tampilan menu Safe Mode. Pilih saja "Safe Mode with Network". Begitu Anda berada dalam mode itu, hubungkan laptop Anda ke internet untuk mengunjungi MalwareBytes.org
  • Download versi gratis versi komersial MalwareBytes atau Malwarebytes (untuk perlindungan real-time). Setelah diunduh, instal dan jalankan di laptop Anda. Jika MalwareBytes mendeteksi sesuatu yang ditunjukkan oleh perangkat lunak perusak, lepaskan dari laptop Anda. Jika tidak ada malware yang terdeteksi, reboot komputer ke mode normal.
  • Instal antivirus yang menyediakan fitur untuk mendeteksi malware. Bisa gratis atau berbayar antivirus.
  • Gunakan HijactThis. Jika cara yang telah kami sebutkan di atas tidak membantu menghapus malware di laptop Anda, Anda perlu mendownload program yang disebut Hijack, alat ampuh yang memungkinkan Anda menghapus BHO jahat (Browser Helper Objects).

Nah, dari berbagai cara di atas, mana yang akan kamu pilih? Semuanya kembali kepada Anda sebagai pengguna laptop. Begitu banyak artikel kita kali ini. Semoga artikel ini bisa membantu anda untuk mendeteksi keberadaan malware di laptop anda. Jika laptop Anda sudah terinfeksi malware, pertimbangkan cara menghapus virus malware yang telah kita bahas sebelumnya di situs ini.
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : 10 Cara Ampuh Mendeteksi Malware di Laptop

0 komentar:

Posting Komentar