Pengertian Manajemen (Jaringan) Network

Pengertian Manajemen (Jaringan) Network – Manajemen jaringan merupakan sebuah aktifitas, metode, mekanisme dan tools yang berhubungan dengan operasional, administrasi, maintenance, and provisioning system jaringan.

Atau manajemen jaringan adalah proses mengelola dan mengelola jaringan komputer dari satu atau banyak organisasi.

Berbagai layanan yang diberikan oleh manajer jaringan meliputi analisis kesalahan, manajemen kinerja, penyediaan jaringan dan perangkat jaringan, menjaga kualitas layanan, dan sebagainya.

Perangkat lunak yang memungkinkan administrator jaringan atau manajer jaringan menjalankan fungsinya disebut perangkat lunak manajemen jaringan.

Baca juga: Pengertian Manajemen Memori dan Fungsinya

Operation
Aktivitas operasional yang berhubungan dengan berjalannya jaringan dan service dengan baik

Termaksud monitoring jaringan untuk mengetahui masalah secepat mungkin saja, ideal sebelum berdampak pada user

Administration
Administrasi berhubungan dengan menjaga sumber informasi pada jaringan dan bagaimana unjuk kerja jaringan
Termasuk seluruh “housekeeping” yang digunakan supaya jaringan masih terkendali.

Pengertian Manajemen (Jaringan) Network
Pengertian Manajemen (Jaringan) Network

Maintenance
Maintenance konsentrasi pada aktivitas repair and upgrade, misalnya :
Disaat equipment harus ditukar,
Disaat router memerlukan patch image operating sistem
Disaat switch baru ditambahakan pada jaringan.

Maintenance pula meliputi koreksi dan pencegahan untuk managed network berlangsung baik, seperti mensetting parameter konfigurasi device.

Provisioning
Provisioning berfokus pada konfigurasi sumberdaya pada jaringan untuk mensupport layanan yang diberikan.

Misalnya, setting jaringan maka pengguna baru akan menerima pelayanan.

Manajemen jaringan adalah kapabilitas mengaplikasikan sebuah metode untuk memonitor jaringan, mengontrol sebuah jaringan, dan merencanakan (planning) sumber (resources) juga komponen sistem dan jaringan komputer dan komunikasi.

International Standards Organization (ISO) membentuk suatu komisi untuk menciptakan sebuah model bagi manajemen jaringan, di bawah pengarahan dari kelompok OSI.

Model ini memiliki empat bidang :

Organisasi, model organisasi menggambarkan bagian-bagian dari manajemen jaringan seperti manajer, agen dan sebagainya, fungsi dari bagian-bagian tersebut, dan interaksi diantara mereka. Pengaturan dari elemen-elemen tersebut mengakibatkan munculnya arsitektur yang berbeda-beda.

Informasi, model informasi berhubungan dengan struktur dan daya simpan dari informasi manajemen jaringan. Informasi ini disimpan dalam suatu database yang dinamakan Management Information Base (MIB).

ISO mengatur Structure of Management Information (SMI) buat mengatur sintaksis dan semantik dari informasi manajemen yang tersimpan pada MIB.

Komunikasi, model komunikasi mengatur berkaitan dengan cara apa data manajemen saling berkomunikasi pada proses antara agen dan NMS. Aspek ini berhubungan dengan protokol transportasi, protokol aplikasi, dan perintah juga respon antar sektor.

Fungsi, model fungsi mengatur aplikasi manajemen jaringan yang terletak PadaNetwork Management Station (NMS).

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!